Banjir Surut, Lumpur Menumpuk di SPBU Cikancung

Adi Nugraha (25), mengatakan, kalau ia mengeluhkan kondisi tersebut, karena menganggu kenyamanan, terutama saat mengantre kendaraan.

Banjir Surut, Lumpur Menumpuk di SPBU Cikancung
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Lumpur di jalan yang sempat tergenang banjir di depan SPBU Cikancung. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Banjir yang merendam ruas Jalan Majalaya-Cicalengka, Kabupaten Bandung, mulai berangsur surut dan genangan masih tersisa di pertigaan Cikancung-Cijapati, perbatasan antara Kecamatan Cikancung dengan Kecamatan Paseh.

Pantauan Tribun Jabar, Kamis (18/4/2019) di sekitar pertigaan Cikancung - Cijapati, banjir masih menggenangi ruas jalan tersebut dengan ketinggian 30 sentimeter, sehingg menghambat pengendara dari dua arah.

Selain permasalahan genangan air di ruas jalan, banjir yang diakibatkan oleh hujan deras pada Selasa (16/4/2019) ini pun, menyisakan lumpur setebal delapan sentimeter tepatnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cikancung.

Lumpur setebal delapan sentimeter tersebut, paling banyak terlihat tepatnya di pintu masuk SPBU Cikancung, membuat pengendara yang hendak mengisi bahan bakar terpaksa menurunkan laju kecepatan kendaraan.

Seorang konsumen SPBU, Adi Nugraha (25), mengatakan, kalau ia mengeluhkan kondisi tersebut, karena menganggu kenyamanan, terutama saat mengantre kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar.

"Kalau antre kan kaki harus turun dan yang pastinya jadi kotor, ini udah hampir sebulan kaya gini," kata Adi di SPBU Cikancung, Kamis (18/4/2019).

Kondisi medan yang licin akibat lumpur tersebut, membuat sejumlah pengendara hampir tergelincir, sehingga petugas SPBU memberikan plang sebagai tanda untuk menghindari kecelakaan.

Adi mengatakan, seharusnya pihak SPBU membersihkan jalan di SPBU tersebut dari lumpur, sehingga konsumen yang akan melakukan pengisian bahan bakar tidak terganggu.

"Harusnya disemprot atau bagaimana lah, supaya enak aja," katanya.

Petugas SPBU, Asep, mengatakan, telah beberapa kali mencoba membersihkan jalan dari lumpur tersebut, namun lumpur kembali datang lantaran banjir kerap terjadi selama sebulan terakhir ini.

"Sudah beberapa kali kondisi ini terjadi selama bulan April, banjir di SPBU sampai 40," katanya.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikancung pada Selasa (16/4/2019), menyebabkan anak sungai Citarik yang berhulu di kawasan Cijapati meluap merendam jalan hingga sejumlah rumah warga.

Banjir yang menggenangi kawasan pertigaan tersebut, memiliki ketinggian 60 sentimeter hingga merendam seluruh bagian SPBU Cikancung.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved