Pilpres 2019

Apakah Sandiaga Uno Bisa Kembali Jadi Wagub DKI Jakarta?

Muncul pertanyaan mengenai kemungkinan Sandiaga Uno kembali menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Apakah Sandiaga Uno Bisa Kembali Jadi Wagub DKI Jakarta?
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, saat tiba di Hotel Prima, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (1/3/2019) sore. 

TRIBUNJABAR.ID - Setelah hasil quick count sementara beberapa lembaga survei yang menggambarkan paslon nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin unggul atas paslon nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan Sandiaga Uno kembali menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik menjawab, tak ada aturan yang melarang Sandiaga Uno kembali menjadi wagub.

"Tidak ada aturan yang melarang," kata Akmal ketika dihubungi wartawan, Kamis (18/4/2019).

Akmal mengatakan, berdasarkan Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), partai pengusung gubernur dan wakil gubernur mengajukan dua nama ke DPRD melalui gubernur.

Ada Sandiaga, Prabowo Tetap Klaim Menang Real Count Pilpres 2019 Survei Internal, Teriak Takbir

Sesudah itu, DPRD menggelar pemilihan atas dua nama itu.

Saat ini, dua nama kandidat wagub DKI pengganti Sandiaga Uno sudah diterima gubernur dan diteruskan ke DPRD.

Namun, DPRD belum mulai menyiapkan pemilihan.

Lalu, bisakah nama Sandiaga Uno dimasukkan agar dipilih kembali?

"Bisa saja, kenapa tidak?" ujar Akmal.

Sandiaga Uno berbicara di depan pendukungnya yang berasal dari generasi milenial di Upnormal, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Selasa (22/1/2019).
Sandiaga Uno berbicara di depan pendukungnya yang berasal dari generasi milenial di Upnormal, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Selasa (22/1/2019). (Tribunjabar/Theofilus Richard)

Hanya saja, Akmal mengingatkan, secara etika, langkah itu tidak etis. Akmal mengingatkan, jika hal itu dilakukan, harus ada argumentasi yang kuat atas inkonsistensi itu.

Prabowo Kembali Klaim Kemenangan, Kali Ini Didampingi Sandiaga Uno, Sebut dari Real Count 62 Persen

"Tidak ada larangan, cuma karena kita kan tidak melulu persoalan aturan. Ada etika harus diperhatikan," ucap dia. "Ketika ingin menarik lagi harus ada argumentasi jelas kenapa ditarik. Publik pasti bertanya itu, karena haknya ada di partai pengusung," kata Akmal.

Sebelum melenggang sebagai calon wakil presiden, Sandiaga Uno melepas jabatannya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Dalam pidato pengunduran diri yang dibacakannya di rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada 27 Agustus 2018, Sandiaga memilih mengundurkan diri kendati bisa cuti dan kembali jika kalah.

Sandiaga Uno Dikabarkan Cegukan, Ternyata Begini Cara Mengobatinya

"Mempertimbangkan betapa besar tugas seorang wakil gubernur, betapa berat kerja di Jakarta, dan menghindari risiko politisasi jabatan, menjauhkan dari mudharat pejabat yang mengintervensi dan menyalahgunakan birokrasi, anggaran, dan fasilitas, maka saya memilih ikhlas berkorban untuk tidak mengambil cuti," kata Sandiaga di hadapan para anggota dewan dan pejabat Pemprov DKI, di Gedung DPRD DKI Jakarta kala itu.

Editor: Yongky Yulius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved