Pemilu 2019

Begini ' Nasib' Uang Rp 1 M Lebih yang Ditemukan Polisi Saat Razia di Lamongan

Uang tersebut sebelumnya sempat disita sebagai barang bukti, usai ditemukan dalam razia di Lamongan pada Senin (15/4/2019) malam.

Istimewa
Ilustrasi uang 

TRIBUNJABAR.ID, LAMONGAN - DPC Partai Gerindra Lamongan akhirnya kembali menerima uang tunai Rp 1,075 miliar dari pihak kepolisian, Rabu (17/4/2019).

Dikutip dari Kompas.com, uang tersebut sebelumnya sempat disita sebagai barang bukti, usai ditemukan dalam razia di Lamongan pada Senin (15/4/2019) malam.

Serah terima uang tunai tersebut dilakukan di Mapolres Lamongan, secara simbolis diterima oleh Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan Tsalis Fahmi bersama Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan Okta Rosadinata.

"Ini yang kemarin dikira money politics. Hari ini semua sudah dikembalikan secara lengkap, komplit, Rp 1,075 miliar," ujar Okta sambil bergegas meninggalkan Mapolres Lamongan, Rabu (17/4/2019) petang.

Sebelumnya, DPC Partai Gerindra Lamongan juga sudah membantah jika uang yang ditemukan dalam razia tersebut bakal digunakan untuk praktik money politics.

Buntut Insiden hingga Ada Korban Tertembak di TPS Sampang, Polisi Amankan 5 Orang dan 1 Senpi

Mereka menyatakan, uang tersebut merupakan honor untuk para saksi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Lamongan.

"Tidak ada masalah apa-apa, hari ini sudah selesai, ya harus kami berikan haknya saksi. Akan kami berikan hak teman-teman," ucap dia.

Sementara Tsalis menambahkan, jika kejadian tersebut tidak sampai mengganggu mekanisme, karena para saksi dikatakan 'menyadari' akan hal itu dan memahami serta menerima penjelasan yang diberikan oleh parpol.

"Tidak, tidak masalah. Gerindra itu pejuang politik," kata Tsalis.

Bangsa Indonesia Terbelah, Ini Nasihat Bijak Wapres Jusuf Kalla untuk Kubu Jokowi vs Kubu Prabowo

Sementara itu, jajaran Polres Lamongan yang turut mendampingi penyerahan uang tunai tersebut, menyerahkan statement kepada jajaran Polda Jawa Timur dalam hal ini.

"Langsung saja konfirmasi ke Polda ya," tutur Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung.

Sebelumnya, Bawaslu Lamongan juga sudah mengeluarkan pernyataan sikap terkait dari kejadian tersebut.

Bawaslu Lamongan, usai melakukan serangkaian pemeriksaan dan investigasi dengan meminta sejumlah keterangan dari beberapa pihak, akhirnya mengambil kesimpulan tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu dalam kejadian penemuan uang tunai ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Temuan Uang Rp 1 M Lebih di Lamongan Dikembalikan ke Gerindra"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved