Ratusan Pekerja PT Kahatex Sumedang Deklarasikan Pemilu Damai

Ratusan pekerja PT Kahatex di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mendeklarasikan pemilu damai menjelang hari pemilihan pada 17 April 2019.

Ratusan Pekerja PT Kahatex Sumedang Deklarasikan Pemilu Damai
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Ratusan pekerja PT Kahatex di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mendeklarasikan pemilu damai menjelang hari pemilihan pada 17 April 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Ratusan pekerja PT Kahatex di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mendeklarasikan pemilu damai menjelang hari pemilihan pada 17 April 2019.

Pantauan Tribun Jabar, Sabtu (13/4/2019), di gedung PT Kahatex, Jalan Raya Bandung-Garut, deklarasi pemilu damai tersebut diikuti oleh ratusan kepala bagian, kepala departemen, dan pimpinan perusahaan.

Dalam deklarasi, ada tiga poin yang disampaikan oleh para peserta deklarasi. Pertama, mendukung seluruh tahapan pelaksanaan pemilihan presiden serta wakil presiden dan pemilihan legislatif 2019 agar tetap aman dan kondusif.

Kedua, seluruh pekerja di PT Kahatex, menolak adanya bentuk intimidasi dari segelintir oknum yang mengajak agar para pekerja tidak memberikan hak suaranya pada hari pemilihan.

Ketiga, menolak adanya berita hoax, atau ujaran kebencian, yang dapat memecah belah persatuan seluruh pekerja PT Kahatex.

Nama AHY Tak Muncul di Daftar Calon Menteri Kabinet Prabowo-Sandiaga, Sebelumnya Sering Disebut

Kemarin dari UAS, Kini Prabowo Dapat Dukungan dari Ulama Besar Ustaz Adi Hidayat, Didoakan Menang

Kabag Umum PT kahatex Bidang Kehumasan, Cecep Gunawan, mengatakan, pihaknya mendukung tahapan pemilu damai ini karena di PT Kahatex  ada ribuan pekerja dari daerah seluruh Indonesia, yang berbeda-beda suku maupun agama.

"Kami selaku pimpinan, memberikan kesempatan kepada seluruh pekerja untuk memberikan hak suaranya," kata Cecep, Sabtu (13/4/2019).

Cecep mengatakan, jumlah pekerja di PT Kahatex mencapai 32 ribu lebih orang. Semuanya pun telah menginjak usia di atas 18 tahun serta telah memiliki hak untuk memilih atau tercatat sebagai daftar pemilih tetap (DPT).

"Kami tidak akan menghalangi para pekerja," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved