Pemilu 2019

KPU Kota Cirebon Tak Miliki Surat Suara Tambahan Meski DPTb di Lapas dan Rutan Membengkak

"Hingga kini belum ada regulasi khusus dari KPU RI terkait surat suara untuk pemilih yang ada di DPTb itu," ujar Didi Nursidi.

KPU Kota Cirebon Tak Miliki Surat Suara Tambahan Meski DPTb di Lapas dan Rutan Membengkak
tribunjabar/haryanto
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon tidak memiliii surat suara untuk tambahan pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Lapas dan Rutan.

Padahal, jumlah DPTb di Lapas Klas I Cirebon dan Rutan Klas I Cirebon membengkak akibat perekaman massal KTP-el beberapa waktu lalu.

Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi, mengakui jumlah pemilih di lapas dan rutan yang masuk DPTb lebih banyak dibanding pemilih yang terdaftar di DPT.

"Hingga kini belum ada regulasi khusus dari KPU RI terkait surat suara untuk pemilih yang ada di DPTb itu," ujar Didi Nursidi kepada Tribun Jabar, Sabtu (13/4/2019).

Ia mengatakan, sebelumnya dalam DPT di Lapas Klas I Cirebon tercatat ada 41 orang dan di Rutan Klas I Cirebon terdapat 111 orang.

Namun, setelah perekaman massal KTP-el jumlah pemilih yang masuk DPTb di lapas mencapai 270 orang.

Sementara DPTb di Rutan Klas I Cirebon pun membengkak menjadi 470 orang.

Karenanya, total pemilih yang terdaftar dalam DPTb di dua lembaga tersebut mencapai 740 orang.

"Kami akan upayakan agar mereka tetap bisa memilih karena itu haknya," kata Didi Nursidi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved