Sudah 10 Bulan, Anak Guru Honorer Derita Sakit Auto Imun, Butuh Dana Ratusan Juta Rupiah

Arjuna Arya Atarahman (7), anak dari Apit Sopian yang berprofesi sebagai guru honorer di suatu sekolah, menderita penyakit Auto Imun GBS (guillain bar

Sudah 10 Bulan, Anak Guru Honorer Derita Sakit Auto Imun, Butuh Dana Ratusan Juta Rupiah
Istimewa
Arya yang menderita penyakit auto imun. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Arjuna Arya Atarahman (7), anak dari Apit Sopian yang berprofesi sebagai guru honorer di suatu sekolah, menderita penyakit Auto Imun GBS (guillain bare syndrom) yang menyerang sistem syaraf.

Saat dihubungi Tribun Jabar, Apit Sopian (35) membenarkan bahwa anaknya sedang sakit dan membutuhkan biaya perawatan yang cukup besar hingga ratusan juta.

"Saya ingin menggalang dana untuk anak saya Arya yang usianya tujuh tahun. Penyakit tersebut sudah dideritanya sejak 8 Juni 2018. Arya pernah dirawat selama tiga bulan di rumah sakit, namun saat ini sudah dirawat di rumah," kata Apit Sopian, Jumat (12/4/2019).

Pengamanan Khusus Disiapkan Polres Sumedang untuk TPS di Rumah Sakit

Apit mengatakan bahwa sudah 10 bulan puteranya itu tidak bisa berbicara, makan, dan lumpuh.

Sehari-hari, Apit dan Istrinya membantu Arya menggerakkan badan Arya agar tidak kaku.

Baginya, biaya yang harus dikeluarkan sangatlah besar. Apit pun menggalang dana melalui website kitabisa.com.

Berdasarkan pengamatan Tribun Jabar di laman kitabisa.com dana yang sudah terkumpul sebanyak Rp 250.721, sementara dana yang dibutuhkan ialah Rp 200 juta.

Penggalangan dana telah dilakukan sejak 09 April 2019 melalu akun kitabisa.com.

Apit Sopian berdomisili di Kampung Campaka RT 02 RW 09, Desa Pangguh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jika membutuhkan informasi, Apit mebagikan nomor ponselnya 085724171211.

Hanya Bekerja Serabutan dan Suami Sakit, Wiwin Banting Tulang demi Anak dan Rawat Suami

Tak Bisa Bayar Biaya Pemakaman Bayinya, Ayah Ini Bawa Kembali Jenazah Sang Bayi ke Rumah Sakit

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved