Breaking News:

Mahfud MD Ajak Milenial Bandung Junjung Tinggi Toleransi dan Keberagaman

Profesor Mahfud MD menekankan betapa pentingnya kemajemukan, keberagaman dan bhineka baik dalam suku, ras maupun agama.

Istimewa
1 Jam bersama Prof Mahfud MD Melawan Hoax di Kalangan Melanial di Coffee & Space, Jalan Ir H Juanda No 92, Kota Bandung, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Profesor Profesor Mahfud MD menekankan betapa pentingnya kemajemukan, keberagaman dan bhinneka baik dalam suku, ras maupun agama.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri acara 1 Jam bersama Prof Mahfud MD Melawan Hoax di Kalangan Melanial di Coffee & Space, Jalan Ir H Juanda No 92, Kota Bandung, Kamis (11/4/2019).

"Secara historis, toleransi dan keberagaman merupakan ciri kodrati bangsa Indonesia yang tidak boleh dirusak," tutur Mahfud dalam diskusi tersebut.

Pembicara lainnya, Alyssa Wahid (Putri dari Presiden Gusdur) mengatakan bahwa beberapa perilaku intoleran yang belakangan terjadi di Indonesia tidak lepas dari diamnya atau pasifnya kelompok yang selama ini mendukung keberagaman.

"Diamnya kelompok ini membuka peluang yang besar bagi segelintir kelompok intoleran guna melancarkan aksinya sekaligus mempropagandakan kepercayaan mereka," ucap Alyssa.

Mahfud MD Minta Pemimpin Politik Jangan Provokasi Rakyat

Acara disekusi yang memang membahas masalah serius itu terasa tidak membosankan dan membuat pusing audiens.

Suasana diskusi terasa tetap ceria dan semakin meriah dengan kehadiaran Edi Brokoli sebagai pembawa acara.

Tak hanya itu, Edi Brokoli juga menekankan betapa pentingnya partisipasi kelompok milenial dalam setiap momentum sejarah tidak terkecuali Pemilu 2019 nanti.

"Suara kita milenial dalam pemilu akan menentukan konfigurasi kepemimpinan yang mendukung atau menolak keberagaman, sehingga berpartisipasi dalam pencoblosan menjadi sangat penting," katanya.

Hotman Paris, Atta Halilintar, dan Nikita Mirzani Prihatin Atas Kasus Audrey, Mahfud MD Pun Bersuara

Sementara itu Fahmi Isswahyudi, Ketua Pelaksana kegiatan 1 Jam bersama Prof Mahfud MD Melawan Hoax  menyampaikan bahwa acara ini digagas karena adanya kegelisahan milenial Kota Bandung karena meningkatnya aksi intoleransi.

Menurutnya, diskusi-diskusi yang menekankan pentingnya toleransi dan saling menghormati antar sesama perlu dilakukan. Hoax atau berita bohong arus kita lawan bersama.

"Melihat animo yang tinggi, tidak menutup kemungkinan kegiatan semacam ini akan rutin dilaksanakan," katanya.

Debat Capres Ke-5 Terakhir Digelar Esok, Kasus Ledakan Saat Debat Ke-2 Belum Terungkap,Ini Alasannya

LINK Live Streaming Debat Kelima Pilpres, Debat Penentuan Sebelum Pencoblosan

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved