Kreatif, Seniman Ini Ubah Tembok Usang Jadi Indah, Sebut Seni Jalanan Menjanjikan

Seni jalanan menjadi media alternatif para seniman untuk mengungkapkan ekpresi yang ada di dalam imajinasinya.

Kreatif, Seniman Ini Ubah Tembok Usang Jadi Indah, Sebut Seni Jalanan Menjanjikan
Tribun Jabar/Putri Puspita
hasil mural Ermisa di beberapa jalanan kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Seni jalanan menjadi media alternatif para seniman untuk mengungkapkan ekpresi yang ada di dalam imajinasinya.

Seni jalanan yang paling banyak ditemui saat ini adalah mural yang memanfaatkan ruang publik sebagai media kreativitas.

Banyak artis mural Bandung yang memanfaatkan ruang kosong semisal bangunan yang kumuh dan usang disulap menjadi lebih indah dengan karya mereka.

Ketika melewati beberapa titik jalan, secara tidak sadar, mata langsung tertuju kepada bangunan yang tiba-tiba saja berwarna dan bahkan warna awal bangunan tersebut.

Sebagai seniman mural asal Bandung, Rifky Muhammad Isa (27) atau lebih akrab dikenal dengan panggilan Ermisa telah aktif menggambar di jalanan sejak 2017.

"Awalnya saya gambar mural tapi enggak turun ke jalan. Setelah kenal dengan street art, saya pun jadi ikutan," ujar Ermisa saat ditemui di sebuah kafe Jalan Karang Sari No 3, Jumat (12/4/2019).

Ermisa seniman mural dan pembuat urban toys
Ermisa seniman mural dan pembuat urban toys (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Hasil Singapore Open 2019: Kevin/Marcus Hentikan Fajar/Ardianto, Hadapi Ganda Jepang di Semifinal

Unik, Seniman Ini Sindir Pengaruh Buruk Teknologi Lewat Karakter Lucu

Beberapa karya mural Ermisa bisa Anda temukan di jalan Pasir Kaliki, Kebon Jati, Kebun Binatang, dan Jalan Embong dengan ciri khas karakter kubus bernama E-MO.

Beberapa orang mungkin beranggapan bagaimana dan kapan para seniman mural ini menggambar karena kehadirannya jarang diketahui masyarakat.

"Kalau di Bandung, aman kok, orang-orangnya enggak ada yang suka bubarin paksa atau sampai diciduk karena menggambar di dinding. Justru suka nanya lagi ngapain, gambar apaan," ujar Ermisa.

Namun ada juga kejadian yang membuatnya tegang ketika menggambar mural di Kebon Jati.

Saat itu Ermisa memang tidak izin untuk menggambar mural di daerah tersebut. Tak lama datang seorang bapak-bapak dan bertanya apa yang sedang Ia lakukan.

hasil mural Ermisa di beberapa jalanan kota Bandung
hasil mural Ermisa di beberapa jalanan kota Bandung (Tribun Jabar/Putri Puspita)

"Bapak itu ternyata yang punya bangunan, kaget juga sih disamperin gitu. Tapi kami menjelaskan kalau apa yang kami lakukan ini untuk membuat bangunannya lebih Indah dan akhirnya bapak itu paham dan mengizinkan untuk mural," ujarnya sambil tertawa.

Seniman lulusan jurusan Seni Rupa UPI 2009 ini melihat jika saat ini seni jalanan sudah mulai banyak diminati apalagi untuk desain coffee shop dan restoran.

Oleh karena itu profesi seniman mural menjadi pekerjaan yang menarik dan menjanjikan di industri kreatif.

Keren, Seniman Asal Bandung Ini Bikin Mural di Bodi Pesawat

Mengenal Komunitas Mural Bandung, Beserta Sejumlah Aktivitas dan Karya Mereka

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved