Jamin Kesejahteraan Guru Honorer, Pemkab Purwakarta Tanggung Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

"Ada 3.180 orang yang kami daftarkan. Kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada guru honorer,"

Jamin Kesejahteraan Guru Honorer, Pemkab Purwakarta Tanggung Asuransi BPJS Ketenagakerjaan
www.chinadaily.com
ilustrasi guru mengajar di dalam kelas 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Berniat mensejahterakan guru honorer di Kabupaten Purwakarta, Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pendidikan mendaftarkan para guru sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK).

Hal itu dimaksudkan agar profesi guru yang sering dianggap sebelah mata mendapat perlindungan sosial dari pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto, mengatakan bahwa guru honorer adalah bagian tanggung jawab dari Pemkab Purwakarta.

"Ada 3.180 orang yang kami daftarkan. Kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada guru honorer," kata Purwanto saat ditemui di komplek Pemda Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta, Jumat (12/4/2019).

Disdik Jabar Membuka Posko Pengaduan UNBK, di Sini Tempatnya

Pendaftaran itu dilakukan guna melindungi para pengajar itu saat bekerja.

Sebab, menurutnya, risiko saat bekerja bisa menimpa pada siapa saja dan kapanpun, termasuk pada guru saat mengajar.

Iuran BPJS TK per bulannya akan dibebankan ke Pemkab Purwakarta.

Dengan demikian, iuran untuk asuransi kerja para guru honorer yang telah terdaftar tidak lagi dibebankan kepada per seorangan.

"Untuk iurannya, sudah dianggarkan melalui APBD. Jadi, semuanya dibayarkan Pemkab Purwakarta," ujarnya.

Saat dikonfirmasi pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS TK Purwakarta, Didi Sumardi, menyambut baik langkah Pemda Purwakarta melalui Dinasnya tersebut.

Didi mengatakan, setidaknya ada dua jaminan dari BPJS TK dari Pemda untuk Guru honorer.

Keduanya, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dengan total iuran setiap bulannya sebesar Rp 13.000 per guru.

Dengan jumlah perhitungan jaminan tersebut ialah JKK sebesar 0,24 persen upah dan JKm 0,3 persen upah.

"Semuanya dibayarkan Pemda, semoga para guru honorer dapat bekerja lebih nyaman dan kesejahteraan bagi guru termasuk keluarganya," ucap dia menambahkan.

Ibu Bernama Sumiati Ini Rela Jual Ginjal Demi Pengobatan Suaminya yang Tidak Ditanggung BPJS

Disdik Jabar Pastikan Peristiwa Pejabat Masuk Ruang Ujian Tidak Terulang

Penulis: Haryanto
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved