Sektor Parwisata Bandung Belum Optimal, IMA Tawarkan Kerja Sama Promosi

Kota Bandung memiliki potensi pariwiasta sangat besar, namun sayangnya, sejauh ini pengembangan sektor strstegis ini masih berjalan sendiri-sendiri.

Sektor Parwisata Bandung Belum Optimal, IMA Tawarkan Kerja Sama Promosi
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Bandung, Lina Aulina saat ditemui seusai Pelantikan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Bandung periode 2019-2021 di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Selasa (9/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Bandung memiliki potensi pariwiasta sangat besar, namun sayangnya, sejauh ini pengembangan sektor strstegis ini masih berjalan sendiri-sendiri.

Untuk lebih memajukan pariwisata Kota Bandung, peru adanya kolaborasi dari pihak terkait agar potensi itu bisa lebih dimaksmalkan lagi.

Hal itu diungkapkan oleh Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Bandung, Lina Aulina.

Menurut Lina, bagi Kota Bandung, pariwisata merupakan industri yang cukup menjanjikan karena banyaknya potensi yang dimiliki.

"Potensi pariwisata Kota Bandung terdiri dari pariwisata yang disediakan alam hingga pariwisata buatan seperti fesyen, kuliner, dan lainnya. Sesuai harapan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Industri pariwisata diharapkan menjadi leading sektor bagi perekonomian Jabar," kata Lina pada acara seminar dan Pelantikan IMA Chapter Bandung periode 2019-2021 di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Selasa (9/4/2019).

Rajin Naik Bus Damri, Mahasiswa Ini Jadi Ketua Pecinta Bus Damri dan Jajal Bisnis Pariwisata

Namun sayangnya, kata Lina, pemasaran Kota Bandung dengan segala potensi yang dimiliki masih belum optimal.

Ini dapat dilihat dari kadar popularitas, terutama pada tataran internasional. Belum banyak turis mancanegara yang menjadikan Bandung kota tujuan wisata seperti Bali.

Padahal secara potensi, Bandung memiliki kelebihan sektor pariwisata dibanding daerah lain. Bandung memiliki wisata kuliner, budaya, industri kreatif, ditambah 16 industri kreatif yang bisa dijual.

"Sektor tersebut bisa menjadi lokomotif pariwisata Kota Bandung," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved