Polisi Ultimatum Debt Collector, Akan Tembak di Tempat bagi Perampas Kendaraan

"Bahkan, para kolektor harus juga disertifikasi, agar bisa menjalankan tugasnya dengan benar dan tidak sewena-wena," lanjutnya.

Polisi Ultimatum Debt Collector, Akan Tembak di Tempat bagi Perampas Kendaraan
surya/istimewa
Polisi membeberkan kasus perampasan motor oleh debt collector 

TRIBUNJABAR.ID - Aksi debt collector yang sering meresahkan warga menjadi sorotan polisi.

Di beberapa daerah, pihak kepolisian sudah mengultimatum para debt collector.

Jika sembarangan merampas kendaraan dari kreditur akan ditembak di tempat.

Karena perampasan motor di jalan oleh debt collector sangat meresahkan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak leasing pun angkat bicara.

"Wah, saya baru tahu ada statement seperti itu," buka Niko Kurniawan, Director Chief of Sales & Distribution Adira Finance.

"Intinya sih, semua proses penagihan seharusnya sesuai dengan aturan regulator," tambah Niko.

"Bahkan, para kolektor harus juga disertifikasi, agar bisa menjalankan tugasnya dengan benar dan tidak sewena-wena," lanjutnya.

Dikutip dari Kompas.com, ketika itu Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Noffan Widayayoko menyatakan, pihaknya memerintahkan seluruh anggotanya untuk menembak di tempat debt collector (DC) yang merampas kendaraan kreditan warga di wilayahnya.

Tindakan tegas ini guna memberikan kenyamanan terhadap para nasabah leasing.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved