Imam Syafe’i Blusukan ke Rumah-rumah Warga, Bantu Carikan Solusi Pendidikan dan Rumah Layak

Imam Syafei, S.Pd, MM.Pd, pegiat pendidikan kesetaraan yang akrab dipanggil Mang Imam banyak menemukan masalah di masyarakat

Istimewa
Imam Syafe’i saat blusukan ke rumah ibu Emi bersama rombongan IPSM. 

BANDUNG - Ini kisah menarik sisi lain kehidupan warga kota Bandung.

Ibu Emi, ibu sekaligus berperan sebagai bapak untuk 6 anak, 5 tahun lalu dia ditinggal suami karena sakit kemudian meninggal.

Sehari hari ibu Emi jualan bakso untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, kadang ada untung lebih, kadang tidak ada, bahkan modal usahanya dipakai untuk makan sehari harinya.

Imam Syafei, S.Pd, MM.Pd, pegiat pendidikan kesetaraan yang akrab dipanggil Mang Imam menyempatkan mengunjungi ibu Emi,”Anak-anak ada yang putus sekolah dan bahkan tidak sekolah terkendala biaya, karena faktor biaya keluarga ini belum ada anak yang lulus SMA, meskipun adapula di antara anaknya yang berkerja,” tutur ibu Emi

Menurut Mang Imam Syafe’i, harapan ibu Emi ingin anaknya sekolah setinggi tingginya, tapi karena keadaan jadi apa daya,” itu permintaannya dan saya menyanggupi membantu memfasilitasi program Rutilahu dan program pendidikan anak-anaknya,” imbuh pria yang menjabat ketua MKGR Jabar ini.

Terpisah, Bu emi mengeluhkan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan hampir runtuh, yang kadang kalo hujan sudah tidak bisa tidur dalam rumah.

Ridwan Kamil Dampingi Maruf Amin Kampanye di Padalarang, Titip Dua Hal pada Warga

“Sekarang musim hujan begini gak usah ditanya kami mah udah biasa kehujanan karena situasi sulit ini, mudah-mudahan kesulitan ini segera berakhir,” lanjutnya.

Imam Syafe’i juga mengungkapkan solusi yang diupayakannya untuk membuat rumah ibu Emi menjadi layak huni,”Terkait program Rumah Tidak Layak Huni atau rutilahu rumahnya sudah diadvokasi bersama Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) ngeseyeret yang diketuai oleh ibu Rohanah, Kita berdoa semoga cepat di wujudkan untuk segera direhab rumahnya ini agar bisa nyaman tinggal di rumahnya juga,” ucapnya.

Terkait anak yang putus sekolah dan anak belum sekolah, Imam Syafe’i mengajak anak-anak ibu Emi ikut program pendidikan kesetaraan paket A setara SD, Paket B Setara SMP, Paket C Setara SMA.

“Melalui Posko pejuang pendidikan di IPSM Astanaanyar dengan biaya ditanggung oleh beasiswa Yayasan Imam Syafei sehingga anak bisa gratis sampai lulus,” kata Mang Imam yang merupakan Caleg Partai Golkar untuk DPRD Jabar nomor urut 5 dari Partai Golkar di Dapil Kota Bandung-Kota Cimahi ini.

Komisaris PT PBB Tegaskan Sekarang Ini Persib Bandung Butuh Striker Bukan Bek

Sejumlah pengurus IPSM Nyengseret bersama Imam Syafei lakukan blusukan ke warga RT 05 RW 07 kelurahan Nyengseret Astananyar Kota Bandung, pada Kamis, (28/03/2019).

Menurut Rohanah selaku Ketua IPSM Nyengseret ini,” kita blusukan agar IPSM bisa lebih dekat dan dapat memahami kondisi dan kebutuhan warga, blusukan bersama mang Imam tidak sekedar kampanye, tapi langsung pendampingan anak putus sekolah dan orang dewasa belum sekolah, bahkan kita juga menyisir anak yatim untuk dijadikan adik angkat Imam Syafei,” ujar Rohanah.*

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved