Hanya Bekerja Serabutan dan Suami Sakit, Wiwin Banting Tulang demi Anak dan Rawat Suami

Meski kondisi tubuh Aep Saefulloh (45) kering kerontang dan sudah tak berdaya, tetapi istrinya, Wiwin (43), tetap setia mengurusnya meski keterbatasan

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Wiwin saat menunggu suaminya yang sudah tak berdaya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Meski kondisi tubuh Aep Saefulloh (45) kering kerontang dan sudah tak berdaya, tetapi istrinya, Wiwin (43), tetap setia mengurusnya meski keterbatasan biaya sehari-hari.

Warga Jalan Kamarung Atas, Gang Albarokah, RT 1/5, Kelurahan Citeureup, kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi itu saat ini menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya tidak bisa beraktivitas seperti biasanya karena diduga mengalami dehidrasi berat dan penyakit lambung.

Kondini ini sudah dialami Aep Saefulloh sejak satu bulan lalu.

Selain mengurus suaminya, Wiwin juga harus bekerja untuk mencukupi biaya hidup sehari-hari, ia harus bekerja serabutan di ladang milik tetangga dengan dibantu anaknya yang paling besar, Adi (17), yang juga bekerja serabutan.

"Anak punya tiga, yang dua lagi masih balita dan sekolah SD. Untuk biaya sehari-hari saya dibantu Adi yang sudah tidak sekolah setelah lulus SMP," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (9/4/2019).

Saat bekerja serabutan, Wiwin mengaku, bisa mendapat penghasilan Rp 50.000 per hari dan uang itu ia manfaatkan untuk membeli popok dewasa dan kebutuhan lainnya.

Perempuan yang Ditemukan Tewas di Tepi Jalan Tol Jagorawi Ternyata Sedang Hamil 8 Bulan

Jalur Jatibarang-Indramayu Lumpug karena Banjir, Polisi Siapkan Jalur Alternatif

"Kalau dicukup-cukup ya pasti enggak cukup, tapi alhamdulillah dibantu anak saya, Adi, yang mau membantu untuk bekerja," ucap Wiwin.

Ia mengatakan, Adi bekerja sebagai buruh tani. Sehari-hari, ia mengemas sayuran di ladang milik warga sekitar.

Wiwin mengatakan bahwa upah yang diterima Adi tidak besar karena hanya bekerja seminggu tiga kali.

"Dia bekerja di pengemasan sayur milik AURI, tapi uangnya juga kadang enggak cukup, baik buat dirinya apalagi buat keluarga," katanya.

Meski di tengah kesulitan biaya, Wiwin mengaku akan tetap berjuang untuk mengupayakan kesembuhan untuk Aep, tanpa meminta bantuan kepada pihak terkait.

Youth Town Hall - XL Future Leaders 2019, Dorong Mahasiswa Jateng Siap Masuki Revolusi Industri 4.0

Di Hadapan Pendukungnya di Lapangan PN Padalarang, KH Maruf Amin Bernyanyi

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved