Banjir di Kabupaten Bandung

Ada Baliho dan Spanduk Caleg di Lokasi Banjir Kabupaten Bandung, Warga Tanggapi Begini

Kawasan Kampung Bojongpulus, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung yang kini kerap dilanda banjir juga menjadi kawasan kampanye caleg

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Banjir di Kampung Bojongpulus, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (8/4/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kawasan Kampung Bojongpulus, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung yang kini kerap dilanda banjir juga menjadi kawasan kampanye bagi sejumlah anggota calon legislatif ( caleg).

Satu di antara bentuk kampanyenya adalah dengan memasang baliho dan spanduk, sementara lokasi tempat pemasangan alat peraga kampanye (APK) tersebut kini sedang terendam banjir.

Melihat kondisi tersebut, warga berharap kepada calon anggota legislatif yang mamasang baliho atau spanduk di kawasannya juga bisa menyampaikan aspirasi masyarakat, terpilih pada Pemilu 2019.

Keinginan yang diwujudkan oleh masyarakat Kampung Bojongpulus yakni, terbebas dari bencana banjir yang kerap melanda pada musim hujan dan selalu terjadi lebih dari 10 tahun.

Kurang Perhatian Pemerintah, Warga Andir Baleendah Bandung yang Kebanjiran Buat Sendiri Dapur Umum

Warga Kampung Bojongpulus, Jajuli (58), mengatakan, anggota legislatif yang terpilih pada pemilu 17 April mendatang harus menyampaikan seluruh aspirasi masyarakat kepada bupati, gubernur, atau presiden.

"Mereka kan wakil rakyat, harus mau jadi penyambung lidah. Jangan manis diawal, tetapi pahit saat sudah kepilih," kata Jajuli di Kampung Bojongpulus, Senin (8/4/2019).

Jajuli mengatakan, keinginan warga di sekitar yakni, dilakukannya pengerukan Sungai Cikeruh secara rutin, karena pendangkalan tersebut menjadi penyebab banjir hingga permukiman warga.

"Saya lihat lumpur sungai sangat tebal, hujan kecil langsung naik airnya," katanya.

Warga lainnya, Hamdani (35), selama masa kampanye pemilu 2019, ini sejumlah tim sukses dari para caleg mendatangi kampung Bojongpulus dan tak lupa memasang baliho atau spanduk serta bendera.

"Jangan cuma pasang banner saja, harus sama aksi juga atuh," katanya.

Sering Dilanda Banjir, Warga Kampung Bojongpulus Rancaekek Mengaku Tak Diperhatikan Pemerintah

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di Kampung Bojongpulus, Senin (8/4/2019), banjir setinggi satu meter merendam kampung warga yang tepat berada di sekitar bantaran Sungai Cikeruh.

Banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan ini, merendam hingga kedalam rumah warga dan memutus pula satu-satu akses jalan menuju Jalan Raya Majalaya-Rancaekek dan Jalan Raya Bandung-Garut.

Akibat banjir tersebut, sejumlah pengendara baik roda dua maupun roda empat tidak nekat menerobos, sehingga terpaksa mencari jalan alternatif lain untuk menuju ruas jalan nasional atau pun jalan kabupaten

Sebelum tahun 2000, hujan sederas apapun mengguyur wilayah tersebut, Sungai Cikeruh tidak pernah meluap dan warga masih tenang untuk beraktivitas di sekitar sungai.

VIDEO KAMPUNG BOJONGPULUS Rancaekek Terendam Banjir

BREAKING NEWS, Kebakaran Melanda Bengkel, Toko Suvenir dan Salon di Jalan Sentral Cimahi

Made Wirawan Pede Hadapi Liga 1, Tak Risau karena Persib Sudah Persiapkan Diri Sebaik Mungkin

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved