KPU Purwakarta Bantah Pernyataan Bawaslu yang Sebut Kualitas Segel Logistik Pemilu 2019 Buruk

KPU Purwakarta membatah penilaian Bawaslu yang menyebutkan bahwa segel logistik Pemilu 2019 yang digunakannya itu berkualitas buruk.

KPU Purwakarta Bantah Pernyataan Bawaslu yang Sebut Kualitas Segel Logistik Pemilu 2019 Buruk
Tribun Jabar/Haryanto
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Purwakarta, Oyang Este Binos saat menunjukkan segel logistik pemilu di KPU Purwakarta yang rusak 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - KPU Purwakarta membatah penilaian Bawaslu yang menyebutkan bahwa segel logistik Pemilu 2019 yang digunakannya itu berkualitas buruk.

Setelah mendapatkan konfirmasi dari KPU RI, Ketua KPU Purwakarta Ahmad Ikhsan Faturahman mengatakan segel tersebut sudah sesuai standar.

Bahkan, kertas segel yang digunakan untuk menyegel logistik sebelum didistribusikan itu berasal langsung dari KPU pusat.

"Jawaban dari KPU RI adalah ya segel itu memang seperti itu bentuknya, segel itu ya harus sekali pakai, bukan kualitasnya yang jelek," kata Ahmad saat ditemui di kantornya, Jalan Flamboyan, Nagri Kaler, Purwakarta, Jumat (5/4/2019).

Dia menjelaskan bahwa segel yang digunakan memang dibuat untuk hanya sekali pakai dan mudah rusak.

Bawaslu Temukan Banyak Segel Logistik Pemilu 2019 Rusak

Lembaga Ini Ikut Soroti Kualitas Segel Logistik Pemilu di KPU Purwakarta yang Buruk

Namun demikian, dia meminta petugas pengepakan logistik untuk berhati-hati agar tidak semakin banyak segel yang rusak sebelum terdistribusi.

Ahmad menyebut jika segel menggunakan kualitas yang susah rusak atau berbahan gambar tempel akan rentan disalahgunakan.

Sebab bahan tersebut tidak mudah sobek, dan bisa jadi tahan di buka atau tutup kembali tanpa terlihat kerusakan.

"Kalau diganti jadi stiker, itu bukan segel. Justru segel yang sekali pakai lalu rusak itu yang berkualitas. Ini jawaban dari KPU RI ya," ucapnya.

Segel Logistik Berkualitas Buruk, Begini Tanggapan KPU Purwakarta

Dia pun meyakini bahwa seluruh KPU kabupaten kota di Indonesia menggunakan segel dengan kualitas yang sama.

Kerusakan segel itu, diyakininya tidak terjadi hanya di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Dengan adanya segel yang sudah rusak, Ahmad mengatakan KPU RI telah siap menggantinya, dan pihaknya telah mengirimkan data kerusakan ke pusat.

Pihaknya tinggal menunggu datangnya tambahan segel untuk menggantikan segel yang telah rusak.

"Itu (segel pengganti) sudah disediakan, dengan kualitas yang sama. Kalau di double kami belum dapat rekomendasi dari pusat," ujar dia.

Detik-detik Tewasnya Ica Janda Dua Anak oleh Teman Kencannya di Hotel, Terungkap Saat Rekonstruksi

VIDEO-Pasar Batik Trusmi Cirebon Harus Gabungkan Wisata Belanja dan Kuliner untuk Tarik Pengunjung

Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved