84 Pekerja Migran asal Indonesia Dideportasi dari Malaysia Lewat Entikong

84 pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia tersebut terdiri dari 71 pria dan 13 wanita.

dok BP3TKI Pontianak/Kompas.com
Sebanyak 84 pekerja migran Indonesia antre untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, PONTIANAK- Malaysia mendeportasi 84 pekerja migran Indonesia bermasalah (PMIB) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (4/4/2019) malam.

Kepulangan 84 pekerja migran tersebut dikawal atas kerja sama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak.

Sebelum dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing, 84 pekerja migran didata satu per satu untuk pemeriksaan data penduduk dan kesehatan di kantor Dinas Sosial Kalbar.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Pontianak, Andi Kusuma Irfandi mengatakan, 84 pekerja migran terdiri dari 71 pria dan 13 wanita.

Mereka sempat ditahan di keimigrasian Malaysia, lantaran bekerja tanpa menggunakan paspor, visa dan gaji yang tidak sesuai.

"Intinya, pekerja migran asal Indonesia ini tidak memiliki dokumen lengkap untuk bekerja di Malaysia sehingga ditahan," kata Andi.

Kampanye di Cirebon, Jokowi Pamer Tiga Kartu Sakti, Mulai Berlaku Tahun Depan

Jadwal Liga Inggris Akhir Pekan Ini, Southampton vs Liverpool dan Chelsea vs West Ham Live di RCTI

Menurut Andi, untuk penanganan pekerja migran ini, BP3TKI berencana menyiapkan semacam tempat rehabilitasi untuk memulihkan kondisi pskilogis warga.

"Ini tentunya, agar setelah kembali ke masyarakat, mereka tidak merasakan trauma untuk bekerja," ujarnya.

Andi menyebut, sepanjang tahun 2019 ini saja, sudah ada 705 pekerja migran Indonesia yang dipulangkan. Sebagian besar masalah yang dihadapi adalah tidak adanya kelengkapan dokumen.

Maka dari itu, dia berharap, dengan banyak kasus deportasi ini menjadi pelajaran bagi warga yang ini bekerja di Malaysia untuk melalui prosedur resmi.

Selain itu, perlu adanya peningkatan pengecekan dan pemeriksaan warga negara Indonesia yang akan masuk ke Malaysia. "Ini adalah upaya untuk mengurangi adanya pekerja migran Indonesia yang bermasalah," ucapnya. (Kontributor Pontianak, Hendra Cipta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Malaysia Deportasi 84 Pekerja Migran asal Indonesia di Entikong"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved