Soal Penghadangan Ma'ruf Amin, BPP Prabowo-Sandi Jatim: Mungkin Itu Ekspresi Dukungan ke Prabowo

Ia menegaskan, tidak ada mobilisasi massa baik dari BPC, BPK, dan BPP Prabowo-Sandi Jawa Timur untuk menghadang kampanye Ma'ruf Amin di Pamekasan.

Dok. Anwa Sadad via Kompas.com
Anwar Sadad 

Ketua Harian Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi Jawa Timur Anwar Sadad mengatakan, dugaan adanya penghadangan terhadap Cawapres 01 Ma'ruf Amin di Pamekasan, Senin (1/4/2019), terjadi secara spontanitas.

Ia menegaskan, tidak ada mobilisasi massa baik dari BPC, BPK, dan BPP Prabowo-Sandi Jawa Timur untuk menghadang kampanye Ma'ruf Amin di Pamekasan.

"Mungkin itu bagian dari ekspresi dukungan mereka kepada Pak Prabowo. Bahwa jika ada tindakan yang tidak kita inginkan, terus terang di luar kendali tim pemenangan," ucap Anwar dihubungi melalui telepon, Rabu (3/4/2019).

Anwar berpendapat, bila ada penghadangan terhadap Ma'ruf Amin, itu adalah bagian dari dinamika politik.

Sebab di pihak 02, kata Anwar, penghadangan serupa juga dilakukan pendukung 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, baik terhadap Prabowo maupun Sandiaga Uno.

Ia mencontohkan, ketika Prabowo berkampanye di Surabaya dan Sandiaga Uno kampanye di Banyuwangi, pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin juga melakukan pengadangan.

Tak hanya itu, menurut Anwar, capres dan cawapres yang ia dukung juga mendapat intimidasi dan provokasi di setiap kunjungan prabowo-Sandi di Jawa Timur.

"Tetapi bagi kami, hal itu disikapi secara dewasa. Kalau memang ada pelanggaran hukum, ya diproses semestinya," ujar dia. Kata Anwar, apabila ingin fair, paslon 02 justru dinilai lebih banyak mendapaat perlakuan kurang menyenangkan karena banyaknya provokasi.

Ia meminta tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin membuktikan dugaan penghadangan terhadap Ma'ruf Amin tersebut. 

BPP Prabowo-Sandi jawa Timur, kata dia, selalu tunduk dan menghormati aturan dalam pemilu. Selain itu, pelanggaran terhadap proses kampanye sangat terbuka.

Halaman
12
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved