Seungri Diduga Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah, Polisi Periksa Saksi Kasus Dugaan Prostitusi

Penyelidikan kepolisian atas kasus Burning Sun dan penyebaran video porno di chatroom yang berisi beberapa artis termasuk Seungri dan Jung Joon Young,

Seungri Diduga Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah, Polisi Periksa Saksi Kasus Dugaan Prostitusi
Soompi
Seungri menjalani pemeriksaan di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, Korea Selatam, dari Kamis (14/3/2019) hingga Jumat (15/3/2019) pagi. 

TRIBUNJABAR.ID - Penyelidikan kepolisian atas kasus Burning Sun dan penyebaran video porno di chatroom yang berisi beberapa artis termasuk Seungri dan Jung Joon Young, kembali berlanjut.

Kepolisian Metro Seoul menemukan fakta baru yang mengindikasikan Seungri menggunakan kelab malam Burning Sun sebagai alat pencucian uang.

Saat melacak aliran dana dari Burning Sun, polisi menemukan rekening bank yang mereka duga sebagai buku tabungan bank palsu (buku tabungan yang pemilik dan penggunanya berbeda), dan memulai penyelidikan tambahan mengenai hal itu.

Selama penyelidikan, lima orang yang namanya tercantum dalam buku tabungan bank tersebut dipanggil dan polisi mendapatkan pernyataan yang mengungkapkan bahwa uang (dalam buku tabungan bank simpanan palsu) dikirim ke rekening bank yang terkait dengan Seungri.

Tim kepolisian yang menginvestigasi Burning Sun mencurigai bahwa manajemen kelab malam itu, termasuk Seungri, menggunakan buku tabungan bank palsu untuk memakai dana Burning Sun sebagai penggunaan pribadi demi menghindari pajak.

Jumlah penggelapan yang ditemukan polisi sejauh ini mencapai puluhan juta won atau ratusan juta rupiah.

Seungri sebelumnya juga telah dituntut karena menggunakan sebagian dari keuntungan kelab Monkey Museum miliknya untuk penggunaan pribadi.

Polisi mencurigai bahwa uang tunai yang diterima oleh Yuri Holdings, yang mengelola Museum Monyet, dikirim ke Seungri.

Polisi berencana untuk mengkonfirmasi ke mana uang ini pergi sebelum mengumumkan hasilnya. Mereka menduga uang itu digunakan untuk membiayai pesta ulang tahun Seungri yang mewah di Filipina.

"Kami tidak dapat mengungkapkan detail, tetapi kami telah menyelesaikan peninjauan kasus untuk membuktikan biaya penggelapan (Seungri). (Uang) digunakan untuk penggunaan pribadi Seungri dan mantan CEO Yoo," kata pihak kepolisian.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved