Banjir di Kabupaten Bandung

FOTO-FOTO Banjir yang Menutup Sejumlah Akses di Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung

Hujan deras mengguyur Bandung Raya malam tadi mengakibatkan Sungai Citarum meluap. Sejumlah akses di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot terputus

FOTO-FOTO Banjir yang Menutup Sejumlah Akses di Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Perahu dipakai untuk melintasi banjir di sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (4/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BALEENDAH- Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019). Hingga pagi ini, air masih terus naik akibat luapan dari Sungai Citarum.

Hujan deras yang mengguyur Bandung Raya sepanjang malam tadi mengakibatkan Sungai Citarum meluap. Akibatnya, sejumlah akses jalan terputus tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

Menurut pantauan Tribun sejumlah jalan yang terputus di antaranya Jalan Raya Dayeuhkolot lebih tepatnya di depan Masjid Agung Ash Shofia, Jalan Raya Taman Kota Baleendah dan Jalan Raya Baleendah-Banjaran.

Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019).
Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019). (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

Selain itu banjir juga merendam akses jalan di Jalan Raya Andir-Rancamanyar dan Jalan Raya Dayeuhkolot-Moch Toha lebih tepatnya di depan Ceres. Ketinggian air sangat variatif mulai dari setinggi paha orang dewasa hingga dua meter.

"Air mulai datang sejak semalam pukul 02.00 WIB, sampai sekarang terus naik belum surut," ujar Eva Indrayanti (41) warga Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah di Dayeuhkolot, tadi pagi.

Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019).
Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019). (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

Banyak warga yang memaksa menerjang banjir dengan berjalan kaki, karena banjir tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Ada juga warga yang memanfaatkan perahu dan delman sebagai alat transportasi dadakan.

Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019).
Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019). (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

"Tadi saja saya naik perahu dari rumah (di Andir). Karena air sampai dua meter di Jalan Andir, kalau di dalam rumah saya mah semeteran karena udah ditinggikan," tuturnya.

Selain memutus akses jalan, banjir juga merendam ribuan rumah di tiga kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang.

Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019).
Sejumlah akses jalan di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terputus akibat terendam banjir, Kamis (4/4/2019). (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

Di Baleendah Bandung Air Semakin Tinggi

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved