Rusli Ditemukan Selamat setelah 2 Hari Terapung di Laut, Ini Kondisinya

Selama dua hari, Rusli terapung-terapung di laut dan berusaha menyelamat diri dengan peralatan seadaanya.

Rusli Ditemukan Selamat setelah 2 Hari Terapung di Laut, Ini Kondisinya
SERAMBINEWS.COM/Rahmat Saputra
Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT menyaksikan Rusli yang dievakuasi oleh salah seorang warga dan tim SAR, Selasa (2/4/2019) di PPI Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Abdya. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmat Saputra 

TRIBUNJABAR.ID, ACEH  - Sempat dilaporkan hilang selama dua hari di laut Rusli (60) seorang nelayan warga Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya)  ditemukan dalam kondisi selamat.

Rusli ditemukan oleh tim SAR dan gabungan dalam keadaan lemah (sakit) yang berjarak belasan kilometer dari pinggir pantai.

Pasca tiba di darat, Rusli yang sudah ditunggu oleh keluarga dan wakil Bupati Abdya Muslizar MT pun dibawa ke RSUTP menggunakan ambulance untuk diberikan pertolongan.

Ketua Tagana Abdya, Yasmi Gusman, mengatakan Rusli yang sudah tinggal di Padang Baru bersama istri dan tiga anaknya itu tidak bisa pulang karena mesin perahu robinnya rusak.

Selama dua hari, Rusli terapung-terapung di laut dan berusaha menyelamat diri dengan peralatan seadaanya.

"Menurut informasi beliau tidak bisa pulang, karena patah pas (mesin rusak)," Ketua Tagana Abdya, Yasmi Gusman.

Menurutnya, Rusli sudah dibawah ke RSUTP untuk diberikan pertolongan, karena kondisi sangat lemah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rusli dikabarkan dua hari hilang kontak dan tidak pulang.

"Dia berangkat hari Minggu (31/3/2019), namun hingga hari ini belum pulang," ujar ketua Tagana Abdya, Yasri Gusman didampingi Panglima Laot Abdya, Hasanuddin.

Biasanya, kata Yasri, Rusli pergi melaut pakai perahu robin (perahu mesin) setiap hari sekira Pukul 14.00 dan 15.00 WIB, dan pulang keesokan harinya.

"Jadi, dia pulang itu esok harinya, sekira pukul 10.00 WIB atau paling telat Pukul 12.00," katanya.

Namun, katanya, sejak berangkat Minggu sampai Selasa, belum ada kabar atau hilang kontak.

Pasca mendapat kabar itu dari keluarga, Senin (1/4/2019) malam, terang Yasri, pada paginya, Tagana, Pol Airud Abdya, Rapi, BPBK bersama tim SAR melakukan pencarian ke laut arah Meulaboh.

"Alhamdulillah, tim SAR Aceh Jaya dan Meulaboh sudah melakukan penyisiran juga," sebutnya.

Ia menyebutkan, untuk pencarian tiga unit speedboat sudah melakukan pencarian ke laut.(*)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved