Breaking News:

Libur Isra Miraj, Wisata Batu Kuda di Gunung Manglayang Diserbu Pengunjung, Pasang Tenda Botram

Libur Isra Miraj, Rabu (3/4/2019), dimanfaatkan sejumlah warga untuk berlibur ke sejumlah tempat wisata, salah satunya ke Wisata Batu Kuda

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Ichsan
tribunjabar/hakim baihaqi
Warga memasang tenda di Wanawisata Batu Kuda di lereng Gunung Manglayang, Rabu (3/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Libur Isra Miraj, Rabu (3/4/2019), dimanfaatkan sejumlah warga untuk berlibur ke sejumlah tempat wisata, salah satunya ke Wisata Batu Kuda, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Wanawisata yang berada di lereng Gunung Manglayang dan berada di Kawasan Bandung Utara (KBU) ini, berada di atas ketinggian 1.150 hingga 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dari pantauan Tribun Jabar, di wanawisata Batu Kuda ini, warga yang datang biasanya melakukan sejumlah aktivitas melepas penat, mulai dari berkemah, mendaki gunung, bersepeda, bahkan makan bersama (botram).

Selain aktivitas tersebut, warga juga mengunjungi lokasi situs Batu Kuda yang berada sekitar 3 kilometer dari pintu masuk dan perlu waktu 40 menit untuk mencapainya.

Untuk mencapai wanawisata Batu Kuda ini, akses termudah melintasi jalur Cibiru kemudian belok kanan menuju Jalan Sadang, kemudian menuju arah Cikoneng, dan tiba langsung di wisata tersebut.

Seorang pengunjung, Djombi Fankuri (26), mengatakan, ia sengaja berkunjung ke wisata tersebut sejak Selasa malam (3/4/2019), bersama enam rekannya untuk sekadar melepas penat.

Miljan Radovic : Persib Bandung Bakal Gelar Sejumlah Uji Coba, Pada 14 April dengan Tim Kuat

"Ini salah satu tempat wisata yang ada di Bandung Timur dan terdekat, jadi pilihan untuk bersantai," kata Djombi di Wanawisata Batu Kuda, Rabu (4/4/2019).

Alasan memilih wisata Batu Kuda sebagai tempat untuk menghabiskan waktu libur, kata Djombi, karena wisata tersebut masih terbilang cukup rindang dan jauh dari keramaian perkotaan.

Djombi mengatakan, ia bermalam di wisata ini dengan mendirikan tiga tenda berukuran 2 meter × 2 meter, dilengkapi sejumlah alat masak serta perbekalan makanan hingga Rabu sore.


"Meskipun tidak berkemah di atas, di sini juga dingin kayak seperti di puncak," katanya.

Untuk bisa masuk ke wisata ini, pengunjung hanya merogoh kocek Rp 10 ribu, nominal tersebut pun beserta asuransi keselamatan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved