Curah Hujan Tinggi, Harga Tomat Meroket di Pasar Tanjungsari Sumedang

Seorang pedagang sayuran di Pasar Tanjungsari, Apong (50), mengatakan kenaikan tertinggi terjadi pada harga tomat selama musim hujan

Curah Hujan Tinggi, Harga Tomat Meroket di Pasar Tanjungsari Sumedang
Tribun Jabar/Seli Andina
Apong (50), pedagang sayuran di Pasar Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Rabu (3/4/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Harga beberapa jenis sayuran, termasuk harga tomat, melambung selama musim hujan.

Kenaikan harga sayuran tersebut juga terjadi di Pasar Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Rabu (3/4/2019).

Seorang pedagang sayuran di Pasar Tanjungsari, Apong (50), mengatakan kenaikan tertinggi terjadi pada harga tomat.

"Tomat paling naik, naiknya paling tinggi," ujar Apong.

Harga tomat yang semula Rp 8.000 per kilogram kini melambung hingga Rp 6.000 atau hampir dua kali lipat menjadi Rp 14.000 per kilogram.

Kenaikan harga tomat tersebut, menurut Apong, sudah terjadi sejak sekitar dua minggu lalu.

Ini Satu dari Indekos di Jatinangor yang Harganya Sewa Puluhan Juta per Tahun

Libur Isra Miraj, Wisata Batu Kuda di Gunung Manglayang Diserbu Pengunjung, Pasang Tenda Botram

"Tak hanya naik, tomat-tomatnya pun jelek, memang dari petaninya jelek, kurang bagus lah," ujar Apong.

Kenaikan tersebut, menurutnya, akibat pengaruh curah hujan tinggi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Curah hujan tinggi menyebabkan buah tomat yang ditanam para petani menjadi mudah busuk dan gampang rusak.

"Da sayuran mah bagaimana musim, kalau sedang bagus, ya murah, kalau jelek seperti saat ini ya mahal," ujar Apong.

Apong mengatakan, saat musim kemarau, harga tomat justru turun drastis hingga hanya Rp 1.000 - Rp 2.000 per kilogram.


Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved