Sidang Tuntutan Kasus Penganiaya Haringga Sirla Ditunda, JPU Tunggu Berkas dari Kejaksaan Agung

Sidang tuntutan kasus penganiaya hingga tewas suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla (23), ditunda dibacakan pada hari ini

Sidang Tuntutan Kasus Penganiaya Haringga Sirla Ditunda, JPU Tunggu Berkas dari Kejaksaan Agung
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Sidang kasus penganiaya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, diPengadilan Negeri Bandung, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

 TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Sidang tuntutan kasus penganiaya hingga tewas suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla (23), ditunda dibacakan pada hari ini, Selasa (2/1/2019).

Majelis hakim memenuhi permintaan jaksa penuntut umum yang mengaku belum menerima berkas tuntutan kasus Haringga Sirla dari Kejaksaan Agung.

Kasus  penganiaya hingga tewas suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla (23), terjadi pada 23 September 2018 di Stadion GBLA Bandung.

Sidang terakhir perkara ini digelar pada 13 Maret lalu yang beragendakan pemeriksaan terdakwa.

"Majelis hakim, karena sidang ini menyita perhatian publik, kami tim jaksa penuntut umum belum menerima tuntutan dimaksud dari Kejaksaan Agung," ujar Melur Kimaharandika, jaksa penuntut umum Kejari Kota Bandung dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (2/4/2019).

Karena tuntutan belum diterima, tim jaksa meminta majelis hakim menunda persidangan. Menurutnya, faktor kasus ini mengundang perhatian publik membuat tuntutanya harus melibatkan Kejaksaan Agung.

Cerita 2 Terdakwa Penganiaya Suporter Persija Haringga Sirla, Sempat Dikira Maling

Pengacara Beberkan Perilaku Kelima Terdakwa Dewasa Pengeroyok Suporter Persija Haringga Sirla

"Kami meminta penundaan hingga satu minggu ke depan karena mekanisme penuntutannya tidak hanya di Kejari Kota Bandung," ujarnya.

Apalagi, imbuh Melur, selama jalannya persidangan, fakta-fakta terungkap seperti dua terdakwa yakni Joko Susilo dan Cepi Gunawan yang mengaku tidak ikut memukul dan sejumlah dinamika persidangan lainnya.

"Banyak hal yang jadi pertimbangan, termasuk fakta-fakta sidang dari masing-masing terdakwa karena perannya beda-beda. Jadi perlu kajian mendalam," ujar Melur.

Dengan begitu, jaksa sudah melewati tiga pekan penundaan pembacaan tuntutan sejak sidang terakhir pada 13 Maret lalu.

"Batas penahanan untuk kepentingan pemeriksaan di pengadilan masih lama, sampai Mei," ujarnya. ‎Adapun terdakwa dalam kasus ini adalah Joko Susilo, Cepi Gunawan, Budiman, Aditya Anggara, Aldiansyah, Goni Abdulrahman dan Dadang Supriatna.

Ketujuh terdakwa ini merupakan terdakwa berusia dewasa. Tujuh terdakwa lainnya berusia di bawah umur sudah divonis,  satu divonis bebas sedangkan 6 lainnya dipidana.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved