Polisi Deteksi Keberadaan Pemimpin Kelompok JAD Bandung, Terlibat Bom Surabaya dan Serangan di Solo

Setelah meringkus terduga teroris WP alias Sahid, Mabes Polri masih memburu 6-8 anggota lainnya serta pimpinan kelompok kelompok JAD Bandung.

Tribunnews/Vincentius Jyestha Candraditya
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Setelah meringkus terduga teroris WP alias Sahid, Mabes Polri masih memburu 6-8 anggota lainnya serta pimpinan kelompok  kelompok JAD Bandung.

Pimpinan kelompok JAD Bandung yang berinisial A itu sudah terdeteksi berada di wilayah Jawa, tepatnya Jawa Timur.

"A ini dalam kelompok ini dapat dikatakan sebagai amir-nya (kelompok) dia. Masih di wilayah Jawa," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

 Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menuturkan jika A pernah pernah terlibat dalam sejumlah aksi terorisme di Tanah Air.

Aksi itu, kata dia, antara lain aksi bom Surabaya, serangan terorisme di Solo hingga aksi bom bunuh diri di Polresta Surakarta.

"(Terlibat) salah satunya masih terkait masalah bom Surabaya. Kemudian masih ada beberapa serangan terorisme yang dilakukan di Solo. Kan ada beberapa kejadian di Solo itu, termasuk bom bunuh diri di Polresta Surakarta," kata dia. (Vincentius Jyestha Candraditya)

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemimpin Kelompok JAD Bandung Terlibat Bom Surabaya dan Serangan Terorisme di Solo

Terduga Teroris WP Datang Malam-malam ke Kontrakan di Kampung Pulo Bandung

Terkait Terduga Teroris di Bandung, Polisi: Otaknya di Jatim, Komunikasi Lewat Whatsapp

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved