Breaking News:

Sejarah Sumedang

Monumen Lingga Sumedang Berusia 100 Tahun, Penghargaan untuk Mantan Bupati yang Sangat Sederhana

Berusia seabad, Monumen Lingga di Sumedang akan dimandikan yang airnya didatangkan dari empat penjuru mata angin.

Penulis: Deddi Rustandi | Editor: taufik ismail
istimewa
Lingga saat diresmikan 1922 di Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Monumen Lingga yang ada di tengah Alun-alun Sumedang akan dimandikan.

Untuk memandikan Lingga yang sudah menjadi landmark Sumedang ini akan didatangkan air dari empat penjuru mata angin.

Memandikan Lingga selain merupakan rangkaian hari jadi ke-441 Sumedang juga sebagai peringatan 100 tahun monumen Lingga.

“Saat memperingati hari jadi Sumedang juga peringatan Lingga satu abad sehingga ada prosesi membersihkan landmark Sumedang,” kata Iwa Kuswaeri, Ketua Rukun Wargi Sumedang (RWS) yang juga staf ahli bidang pemerintahan, hukum, dan politik di Pemkab Sumedang, Selasa (2/4/2019).

Ia mengatakan, Lingga sudah menjadi Landmark Sumedang dan prosesi membersihkan dengan air dari empat penjuru mata angin digelar pada Kamis 25 April.

“Kami akan mengundang tiga Kedubes, Belanda, Inggris, dan Prancis saat prosesi membersihkan Lingga,” kata Iwa.

Ia menambahkan, saat prosesi membersihkan Lingga akan diputar video peresmian Lingga pada tahun 1922.

“Ada video hitam putih tanpa suara saat peremsian Lingga dulu dan akan diputar. Serta dijelaskan apa makna dari Lingga itu,” katanya.

Biasanya, ucap dia, Lingga itu selalu dipasangkan dengan Yoni, tapi di Sumedang ternyata hanya Lingga saja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved