Vanessa Angel Diborgol Saat Pindah Rutan, Pengacara: Memangnya Ini Kasus Teroris?

Kuasa hukum artis sinetron Vanessa Angel, Milano Lubis, mempertanyakan maksud aparat kepolisian memborgol kliennya itu.

Vanessa Angel Diborgol Saat Pindah Rutan, Pengacara: Memangnya Ini Kasus Teroris?
Surya/Syamsul Arifin
Vanessa Angel keluar dari Kejari Surabaya. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kuasa hukum artis sinetron Vanessa Angel, Milano Lubis, mempertanyakan maksud aparat kepolisian memborgol kliennya itu.

Sikap tersebut muncul setelah ia melihat Vanessa Angel diborgol saat hendak dipindahkan ke Rutan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur dari rutan Polda Jatim.

"Kemarin saja dibawa ke kejaksaan saja sampai diborgol, apa perlu sampai segitunya? Memang ini kasus apa? Teroris? Pembunuhan? Kan enggak," kata Milano Lubis Lubis melalui sambungan telepon, Minggu (31/3/2019) malam.

"Vanessa Angel tuh kenapa sih terlalu ini (diperlakukan tak semestinya) banget, enggak mengerti (heran). Memang dia mau kabur?" ucap Milano Lubis meneruskan.

Milano Lubis beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh pihak penegak hukum berlebihan, apalagi melihat kondisi Vanessa Angel yang sedang tidak memungkinkan untuk dipindahkan ke Rutan Medaeng.

Mulai Hari Ini, Senin (1/4), MRT Tak Lagi Gratis, Tapi Ada Diskon 50 Persen Selama Bulan April

Cerita Prabowo Tantang Sandiaga Maraton 42 Km, Sambil Bercanda Tanya Lebih Ganteng Dia atau Wakilnya

"Dia juga dalam kondisi lemah, baru habis sembuh juga, apa fungsinya mesti sampai diborgol juga. Lagian Vanessa Angel enggak perlulah sampe ditahan," ucapnya.

Milano Lubis menambahkan bahwa ia akan mengajukan penangguhan penanahan Vanessa Angel setelah berdiskusi dengan lembaga perlindungan wanita.

"Jadi kita ngelihat masih berharap itulah (penangguhan penanahan). Semua pihak yang membantu kita selama ini termasuk pemerhati Komnas Perempuan. Karena mereka sudah kirim rekomendasi ke Polda Jawa Timur untuk penangguhan tahanan," ujarnya.

Milano Lubis pun berjanji akan mengungkap semua fakta-fakta dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan kliennya tersebut.

Hal ini, kata Milano Lubis, untuk membuktikan bahwa Vanessa Angel adalah korban.

"Karena Vanessa Angel ini adalah korban. Memang selama ini pernah ada yang kena itunya (pengguna jasa prostitusi). Dimana itu keadilannya? Apalagi enggak jelas. Laki-lakinya enggak pernah kelihatan," kata Milano Lubis.

"Kita sih mendorong Kejaksaan Agung, mudah-mudahan ini bisa diekspos, dibuka seluas-luasnya di kejaksaan, digelar kalau perlu, Polda Jatim itu (bisa lihat) masuk enggak (unsur) prostitusi online," ujarnya.

Vanessa Angel ditangkap oleh pihak kepolisian Polda Jawa Timur karena diduga terlibat dalam prostitusi online, pada 5 Januari 2019.

Seperti diketahui, Vanessa Angel Angel ditetapkan sebagai tersangka karena kasus prostitusi artis. Dia dinilai melanggar pasal undang-undang ITE nomor 27 ayat 1 dengan hukuman pidana maksimal 6 tahun. (Kompas.com/Andika Aditia)

Dimas Ekky Pratama Jatuh di Putaran Keenam, Gagal Meneruskan Balapan

Gelar India Open Membuat Greysia/Apriyani Pede, Langsung Ikuti Malaysia Open

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved