Eddy Soeparno Upayakan Anggaran Pendidikan Dialokasikan Guna Renovasi Fasilitas Sekolah

Eddy Soeparno upayakan anggaran pendidikan dialokasikan untuk merenovasi fasilitas sekolah.

Eddy Soeparno Upayakan Anggaran Pendidikan Dialokasikan Guna Renovasi Fasilitas Sekolah
istimewa

TRIBUNJABAR.ID - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eddy Soeparno berkomitmen akan mengupayakan peningkatan anggaran pendidikan dialokasikan untuk membenahi fasilitas sekolah.

Eddy mengatakan masih banyak sekolah yang membutuhkan bantuan untuk renovasi sekolah rusak agar layak digunakan kegiatan belajar-mengajar.

"Kita akan upayakan peningkatan anggaran pendidikan agar banyak yang bisa terbantu. Baik untuk sekolah atau yayasan pendidikan dan para siswa generasi penerus bangsa," kata Kang Eddy, Senin (1/4/2019).

Menurutnya, saat ini masih banyak sekolah di wilayah Bogor dan Cianjur yang pembangunannya belum rampung disebab minimnya sokongan anggaran.

Eddy menilai dengan menarik anggaran pusat untuk pembenahan fasilitas sekolah akan meningkatkan kualitas belajar siswa.

"Setahun belakangan kami sudah mengamati, masih banyak sekolah ataupun yayasan yang embutuhkan bantuan untuk penyelesaian pembangunan fasilitas sekolah," kata Calon Anggota DPR RI dapil Jawa Barat III nomor urut 1 tersebut.

"Kami tidak ingin generasi penerus bangsa terhambat pendidikannya dikarenakan bangunan yang belum terselesaikan, ke depannya insya Allah akan kami bantu," ujarnya.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang dikenal peduli tersebut juga kerap mendapatkan laporan bahwa masih terdapat pelajar yang kesulitan mengikuti ujian sekolah karena terkendala biaya.

Bahkan hingga putus sekolah karena permasalahan finansial.

Mengetahui hal tersebut, ia berharap ke depannya pemerintah menambahkan alokasi dana di sektor pendidikan untuk membantu para pelajar yang kurang mampu.

"Kita tidak ingin masa depan generasi muda dibatasi oleh biaya, maka dari itu kita akan upayakan penambahan anggaran di sektor pendidikan. Nanti sekolah akan kita upayakan tanpa ada biaya dibebankan kepada masyarakat. Sekarang katanya sih gratis, tapi banyak pungutan. Ini yang nantinya juga akan kita upayakan," ujarnya.

Editor: taufik ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved