Sosialisasi Pemilu 2019 oleh KPU Kota Cimahi Belum Maksimal, Terutama Daerah Pinggiran

Sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilu serentak 2019 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi,

Sosialisasi Pemilu 2019 oleh KPU Kota Cimahi Belum Maksimal, Terutama Daerah Pinggiran
tribun batam
Pemilu 2019

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilu serentak 2019 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, hingga saat ini belum menyeluruh terutama untuk warga di pinggiran Kota Cimahi.

Padahal pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan berlangsung pada 17 April tersebut, waktunya tinggal 18 hari lagi.

Ketua KPU Kota Cimahi, Mochammad Irman, mengakui, hingga saat ini pihaknya belum melakukan sosialisasi secara menyuluruh karena waktu dan tenaga anggota KPU termasuk relawan demokrasi sudah terbatas.

"Untuk sosialisasi kita tidak bisa menyeluruh, tapi untuk di Kampung Adat Cireundeu kita sudah pernah satu kali," ujar Irman saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (31/3/2019).

Disinggung terkait pelaksanaan sosialisasi ke daerah pedalaman seperti Kampung Lebak Saat, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Irman mengatakan, masih harus memastikannya apakah sudah pernah atau belum.

Terkait sosialisasi ke daerah pedalaman itu, pihaknya baru akan berkoordinasi lagi dengan bagian divisi sosialisasi untuk memastikan wilayah pedalaman mana yang belum mendapat sosialisasi tersebut.

Ajang Pencarian Bakat Puteri Muslimah Indonesia 2019 Kembali Hadir di Indosiar

"Sosialisasi hingga saat ini masih dilakukan, tapi untuk melakukannya kita harus mendapat permintaan agar bisa menurunkan relawan demokrasi ke daerah pedalaman," katanya.

Wardi (56), warga Kampung Lebak Saat, mengaku belum pernah mendapat sosialisasi dari KPU, seperti banyaknya surat suara yang harus dicoblos dalam pelaksanaan pemilu nanti.

"Kalau tanggal pelaksanaan mencoblos saya sudah tahu tanggal 17 April, tapi cara-cara mencoblos baru tahu dari Caleg yang kampanye kesini," ujarnya, belum lama ini.

Padahal, kata dia, pencoblosan dalam Pemilu tahun ini lebih sulit karena ada lima jenis surat suara yang harus dicoblos, sehingga sosialisasi terkait pencoblosan seharusnya sudah dilakukan oleh KPU.

"Sedikit-sedikit saya sudah paham cara mencoblos, tapi tahunya bukan dari sosialisasi yang dilakukan oleh KPU," kata dia.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved