Perkembangan Kasus Korupsi Jalan Cisinga Tasikmalaya, Sudah Penyidikan tapi Belum Ada Tersangka

Pada November 2018, Kejati Jabar sempat menggeledah sejumlah tempat di Kabupaten Tasikmalaya.

Perkembangan Kasus Korupsi Jalan Cisinga Tasikmalaya, Sudah Penyidikan tapi Belum Ada Tersangka
tribunjabar/isep heri
Jalur Ciawi-Singaparna (Cisinga) Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (22/11/2018). 

"Terkait progress, kami sedang menghitung jumlah kerugian negara karena sudah memanggil ahli keuangan negara untuk diperiksa sebagai ahli," ujarnya.

Proyek pembangunan jalan dan jembatan Cisinga dianggarkan pada 2017 dengan anggaran Rp 25 miliar.

5 Pesepakbola Kelas Dunia yang Wajahnya Mirip Artis Ternama, Nomor 4 Bagai Pinang Dibelah Dua

Hanya saja, meski telah rampung, tim penyelidik jaksa Kejati Jabar menemukan sejumlah permasalah.

"Untuk membuktikan permasalahan dalam proyek itu, tim sudah memanggil ahli untuk mengecek proyek dan sudah mendapatkan hasil pemeriksaan fisik dari ahli," ujar dia.

Aktifia anti korupsi Jawa Barat, Doni Irawadi berpendapat, dengan dikantonginya dua alat bukti, artinya, penyidik sebenarnya sudah mengantongi nama-nama tersangka.

"Lagian kalau terkait korupsi perbuatan melawan hukum dalam proyek, sudah bisa ditebak kok siapa tersangkanya. Ada dari unsur ASN yang bertanggung jawab atas proyek dan pemenang tender," ujar Doni via ponselnya.

Ditanya analisanya kenapa belum ada penetapan tersangka, kata Doni, bisa jadi penyidik masih ingin menambah alat bukti lainnya hingga lebih dari dua alat bukti.

"Misalnya memastikan alat bukti lainnya yakni dengan menunggu audit kerugian keuangan negara. Jika misalnya kata jaksa sudah kantongi dua alat bukti, dengan tambahan alat bukti lain seperti audit kerugian keuangan negara, maka itu sudah kuat bisa ada tersangka," ujarnya

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved