Pilpres 2019

Debat Pilpres 2019, Prabowo Subianto Sebut Kapal Selam Singapura Lebih Canggih, Ini Faktanya

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menilai bahwa pertahanan Indonesia harus lebih diperkuat, termasuk dalam penyediaan alat utama sistem

Debat Pilpres 2019, Prabowo Subianto Sebut Kapal Selam Singapura Lebih Canggih, Ini Faktanya
ANTARA FOTO/ZABUR KARURU via Kompas.com
Prajurit TNI AL berusaha menambatkan tali KRI Nagapasa-403 setibanya di Dermaga Kapal Selam Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/8). KRI Nagapasa-403 merupakan kapal selam diesel elektrik type 209/1400 pesanan pertama Indonesia kepada Korsel dan menjadi kapal selam ketiga yang dimiliki TNI AL. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/aww/17. 

TRIBUNJABAR.ID- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menilai bahwa pertahanan Indonesia harus lebih diperkuat, termasuk dalam penyediaan alat utama sistem senjata.

Prabowo Subianto berharap alutsista Indonesia lebih baik dibandingkan negara tetangga, dalam hal ini mantan Danjen Kopassus ini menyebut Singapura.

Singapura, menurut Probowo, memiliki kapal selam canggih dibandingkan Indonesia yang baru memiliki sejumlah kapal selam baru yang didatangkan dari Korea Selatan.

"Kita beli kapal selam oke dari Korea. Kapal selam itu adalah tipe 209, kemampuannya sangat terbatas dengan yang dibeli Singapura, dia punya tipenya sudah 218 yang bisa luncurkan peluru kendali dari bawah laut," kata Prabowo Subianto dalam debat keempat Pilpres 2019, Sabtu (30/3/2019).

Jokowi Sebut Indonesia Dipercaya Atasi Konflik Negara Lain, Apakah Sesuai Fakta?

Benarkah pernyataan tersebut?

Pada 2012, Pemerintah Indonesia membeli tiga kapal selam dari Korea Selatan dengan sistem alih teknologi. Dua unit kapal selam tersebut diproduksi bersama Korea Selatan.

Sementara satu kapal selam diproduksi di PT PAL, kawasan Tanjung Perak, Surabaya usai mendapatkan transfer teknologi dari Korea Selatan.

Kapal selam pertama diberi nama KRI Nagapasa-403, kedua diberi nama KRI Ardadedali 404.

KRI Nagapasa-304 merupakan kapal selam bertipe 209/1400. Kapal perang ini mempunyai panjang 61,3 meter dan berkecepatan sekitar 21 knot di bawah air.

Kapal selam ini mempunyai kemampuan berlayar lebih dari 50 hari dan mengangkut 40 kru. Kapal dilengkapi senjata torpedo dengan fasilitas delapan buah tabung peluncur.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved