Saldo Kartu Tani Bisa untuk Beli Pupuk 111 Ton Selama Satu Tahun

Kartu Tani yang sudah teriisi kuota pupuk bersubsidi disebut bisa digunakan petani di Kota Cimahi untuk membeli pupuk selama satu tahun.

Saldo Kartu Tani Bisa untuk Beli Pupuk 111 Ton Selama Satu Tahun
GRAFIS TRIBUN JABAR / WAHYUDI UTOMO
Infografis kartu tani. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI- Kartu Tani yang sudah teriisi kuota pupuk bersubsidi disebut bisa digunakan petani di Kota Cimahi untuk membeli pupuk selama satu tahun.

Kepala Bidang Pertanian, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Mita Mustikasari, mengatakan dalam setahun, para petani akan mendapat jatah pupuk bersubsidi sebanyak 111 ton.

"Rinciannya, urea 98 ton, SP-36 sebanyak 31 ton, ZA 14 ton, NPK 57 ton dan pupuk organik 9 ton. Itu sudah dihitung sesuai dengan kebutuhan dan diprediksi akan cukup untuk satu tahun," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jumat (29/3/2019).

Dengan diisinya saldo salam Kartu Tani tersebut, lanjut Mita, para petani di Kota Cimahi bisa memperoleh pupuk bersubsidi sesuai kuota yang sudah diberikan.

"Tujuannya untuk meningkatkan produk pangan, komoditas pertanian dan mendorong penerapan pemupukan berimbang," katanya.

Kartu Tani Akhirnya Bisa Dipakai Petani Cimahi, Sejak 2017 Saldo Kosong Kini Sudah Diisi

Ribuan Pengawas Dikerahkan Bawaslu Kota Bogor Saat Hari Pencoblosan, 17 April

Selain itu, kata dia, adanya Kartu Tani ini akan memudahkan petani di Kota Cimahi untuk mendapatkan saluran pupuk bersubsidi dan berbagai fasilitas kredit usaha rakyat lainnya.

"Yang paling utama keberadaan Kartu Tani juga bakal memudahkan pemerintah dalam mengontrol peredaran pupuk di Indonesia," kata Mita.

Menurutnya, Kartu Tani yang merupakan program Kementerian Pertanian RI tersebut merupakan program yang paling efisien dan paling praktis bagi petani.

"Jadi pemerintah bisa lebih mudah untuk mengontrol distribusi pupuk dan proses pertumbuhan tanaman dan hasil produksi pertanian," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved