KPU Kota Cirebon Temukan 8.000 Surat Suara Rusak, Berikut Penjelasan Didi Nursidi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon menemukan ribuan surat suara rusak. Sedikitnya ada 8.000-an surat suara rusak

KPU Kota Cirebon Temukan 8.000 Surat Suara Rusak, Berikut Penjelasan Didi Nursidi
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
Petugas Sorlip menunjukkan contoh surat suara yang dianggap rusak karena terdapat bercak tinta di gudang logistik KPU Kota Cirebon, Jalan Pronggol, Kota Cirebon, Jumat (29/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon menemukan ribuan surat suara rusak.

Sedikitnya ada 8.000-an surat suara rusak yang ditemukan saat proses sortir dan pelipatan (sorlip).

Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi, mengatakan, seluruh surat suara rusak itu akan disortir ulang.

"Itu untuk memastikan benar-benar rusak atau tidaknya," kata Didi Nursidi saat ditemui di gudang logistik KPU Kota Cirebon, Jalan Pronggol, Kota Cirebon, Jumat (29/3/2019).

Ia mengatakan, 8.000-an surat suara rusak itu terdiri dari 3.000-an surat suara Pilpres.

Selain itu, 5000-an surat suara rusak lainnya merupakan surat suara DPR RI, DPD RI, dan DPRD Jawa Barat.

Big Match Liverpool vs Tottenham Hotspur di Ada Jadwal Liga Inggris Akhir Pekan Ini

Fakta Terbaru Skandal Chatroom Video Porno, Selain Jung Joon Yong Ada 8 Penyanyi Lain di Chatroom

Sementara surat suara DPRD Kota Cirebon masih dilakukan sorlip sehingga belum diketahui berapa jumlah yang rusak.

"Belum dihitung keseluruhannya, ini masih jumlah sementara," ujar Didi Nursidi.

Menurut dia, kerusakan surat suara itu rata-rata merupakan kesalahan dalam proses percetakan.

Misalnya, ditemukannya bercak tinta, tulisan atau gambar buram, dan lainnya.

"Mungkin saking banyaknya surat suara yang dicetak sehingga berpengaruh ke kinerja mesin," kata Didi Nursidi.

UPDATE Soal Surat Suara dari KPU RI, Sekitar 50 Juta Lembar Belum Didistribusikan

Jabar Terima 2.000 Usulan Pembangunan dari Kabupaten dan Kota, Belum Termasuk Usulan Warga dan OPD

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved