Breaking News:

Gabung Bye Bye Plastic Bag, Annisa Nur El Kampanyekan Kurangi Sampah Plastik di Bandung

Annisa Nur El menjadi pelopor gerakan Bye Bye Plastic Bag regional Bandung, ajakan untuk mengurangi sampah plastik

Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Annisa Nur El penggerak Bye-Bye Plastic Bag Bandung ketika ditemui di Bandung Independen School (BIS), Jalan Surya Sumantri No 61, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Perempuan muda kelahiran Bandung, Annisa Nur El (21), menjadi pelopor gerakan Bye Bye Plastic Bag regional Bandung.

Diketahui, Bye Bye Plastic Bag adalah gerakan untuk mengurangi sampah plastik, termasuk dengan cara mengurangi penggunaan kantong plastik.

Dikutip dari Kompas.com, penggagas Bye Bye Plastic adalah dua remaja putri bersaudara asal Bali, Melati Wijsen dan Isabel Wijsen, pada 2015.

Ketika itu, Melati Wijsen dan Isabel Wijsen baru berusia 12 dan 10 tahun.

Setelah bergabung dengan Bye-Bye Plastic Bag di Bali, Annisa pun mengajak teman-teman seusianya di Bandung untuk bergerak hal yang serupa.

Begini Klarifikasi Sang Ibu yang Videonya Viral Karena Dorong Anaknya Keluar Mobil di Malang

Merokok Sambil Mengemudikan Motor Bisa Didenda Rp 750 Ribu dan Kurungan 3 Bulan

Perempuan kelahiran 23 Oktober 1998, mengikut, trend zero waste (bebas sampah) dan gaya hidup sehat yang saat ini tengah hype dan ramai dikampanyekan oleh berbagai kalangan.

Kepedulian akan masa depan bumi membuat Annisa bergerak untuk mengurangi penggunaan bahan plastik untuk kehidupan sehari-harinya.

"Mulanya saya dapat tugas sekolah soal lingkungan dan saya cari referensi di YouTube. Ketika melihat video dari Melati Wijsen, saya langsung tertarik dan daftar untuk terlibat dalam kampanye ini," ujar Annisa Nur El ketika ditemui di Bandung Independen School (BIS), Jalan Surya Sumantri No 61, beberapa waktu lalu.

Annisa mengaku sejak lama memang tertarik akan lingkungan, terutama karena keprihatinnya melihat laut yang tercemar oleh sampah.

Pelaku Pembunuhan Calon Pendeta Akui Pembuatannya pada Melinda Zidemi , Ini Pengakuannya

"Pada 2015 saya pernah menjadi volunteer dan pergi ke suatu pulau di sana banyak banget sampahnya. Sejak itu, mata saya terbuka dan terdorong untuk membuat perubahan itu," ujar Annisa.

Saat ini, sudah ada 36 tim yang bergabung bersama Annisa untuk bergerak mengurangi sampah plastik.

Kegiatan yang pernah dilakukan Annisa bersama Bye Bye Plastic Bag Bandung adalah menggelar world clean up day.

Annisa pun diajak bekerja sama dalam gerakan Kang Pisman, yang digagas Wali Kota Bandung, Oded M Daniel.

Kang Pisman adalah jargon singkatan dari 'Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan', berkaitan dengan pengolahan sampah di Kota Bandung.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved