Bawaslu Sumedang Imbau Peserta Pemilu 2019 Tidak Bawa Anak Saat Kampanye

Sering terjadinya anak dibawa saat kampanye Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang mengimbau peserta Pemilu 2019 dan masyarak

Bawaslu Sumedang Imbau Peserta Pemilu 2019 Tidak Bawa Anak Saat Kampanye
Tribun Jambi/ tekape.co
Ilustrasi kampanye 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sering terjadinya anak dibawa saat kampanye Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang mengimbau peserta Pemilu 2019 dan masyarakat tidak melakukan hal tersebut lagi.

Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya, mengatakan, bahwa seseorang boleh terlibat dalam kampanya jika sudah berusia minimal 17 tahun.

Ia juga mengatakan bahwa jika terlihat anak yang berusia di bawah 17 tahun berada di lokasi kampanye terbuka, akan segera diminta untuk meninggalkan lokasi.

"Mereka dilarang mengikuti kampanye, terutama bagi anak-anak," kata Ade saat ditemui pada rapat kerja pengawasan partisipatif pemilu di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (29/3/2019).

Bawaslu Sumedang Kembali Ingatkan ASN untuk Tetap Menjaga Netralitas

Jelang Pemilu, Bawaslu Kabupaten Sumedang Lakukan Pertemuan dengan Sejumlah Perwakilan Organisasi

Dalam setiap kampanye, kata Ade, ada agitasi ataupun kampanye negatif yang kerap menyudutkan pasangan calon atau lawan dalam pemilu. Hal tersebut sangat berdampak pada perkembangan mental anak.

"Dampaknya bukan dari fisik, tetapi psikis, perkembangan mental anak menjadi terganggu," katanya.

Bila masih ditemukan anak yang terlibat dalam kampanye terbuka, kata Ade, hal tersebut akan ditindak langsung oleh Bawaslu dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta komisi perlindungan anak.

Sanksi berat akan diberikan kepada penyelanggara serta parpol yang tengah berkampanye.

Untuk anak yang terlibat dalam kampanye, akan diberi program rehabilitasi penyembuhan pascakampanye.

"Banyak dampak negatif bila hal tersebut dibiarkan begitu saja," kata Ade.

Jelang Debat Pilpres 2019, Jokowi Pilih Tidak Kampanye, Sementara Prabowo Subianto Masih Kampanye

Dari Masalah Netralitas Sampai Anak Ikut Kampanye, Pelanggaran Kampanye Dilakukan Banyak Parpol

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved