Peran Wagub Jabar di Kasus Korupsi Dana Hibah Pemkab Tasikmalaya Akan Dituangkan di Tuntutan Jaksa

Peran wagub Jabar dalam kasus korupsi dana hibah Pemkab Tasikmalaya akan dituangkan dalam tuntutan jaksa.

Peran Wagub Jabar di Kasus Korupsi Dana Hibah Pemkab Tasikmalaya Akan Dituangkan di Tuntutan Jaksa
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, Kamis (28/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar memastikan akan mengakomodir peran mantan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dalam kasus korupsi dana hibah Pemkab Tasikmalaya 2017, dengan sembilan tersangka.

"Semua fakta sidang akan dituangkan dalam tuntutan. Termasuk soal itu (peran Uu) dalam kasus tersebut," ujar Kasipenkum Kejati Jabar, Abdul Muis Ali di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Di persidangan, peran Uu dijelaskan Sekda Pemkab Tasikmalaya, Abdulkodir dan Kabag Kesra, Maman.

Keduanya terdakwa dalam kasus itu.

Kata Abdulkodir, Uu meminta Sekda dan Maman mencari dana untuk membiaya Musabakoh Qiroatul Kutub (MQK) dan pembelian hewan qurban.

Namun, APBD Tasikmalaya tidak menganggarkan dua kegiatan itu.

Keduanya lantas berinisiatif mencairkan dana hibah dan memotong dana hibah untuk 21 penerima senilai total Rp 3,9 miliar.

Atas kesaksian itu, majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang menangani kasus itu sudah memanggil Uu sebanyak dua kali untuk diklarifikasi.

Namun, Uu tidak pernah hadir.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved