Viral Video Siswa Sawer Guru Honorer Bergaji Rp 600 Ribu di Jakarta Sekolah Putuskan Tak Beri Sanksi

Dari pertemuan tersebut, kata Retno, juga terungkap bahwa sang guru baru mengajar sekitar 7 bulan di sekolah tersebut sebagai guru honorer

Viral Video Siswa Sawer Guru Honorer Bergaji Rp 600 Ribu di Jakarta Sekolah Putuskan Tak Beri Sanksi
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
SMP Maha Prajna di Cilincing, Jakarta Utara. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendatangi sekolah yang viral terkait video aksi murid menyawer guru.

Kedatangan KPAI untuk mengklarifikasi aksi yang terjadi SMP Maha Prajna di Cilincing, Jakarta Utara.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan pihaknya menerima pengaduan masyarakat melalui aplikasi media sosial berupa video yang sumbernya dari unggahan akun Instagram @lambe_turah.

Retno mengatakan ada beberapa siswa yang tidak mengenakan seragam sebagaimana mestinya. Ada pula siswa yang bertelanjangan dada sambil berjoget dan bernyanyi.

Tampak ada juga siswa yang memegang lembaran uang kertas, seperti sedang menyawer.

Sementara siswa lainnya di kelas tampak memukul-mukul meja seperti memainkan alat musik. Aksi ini mengundang tawa dari siswa di kelas.

"KPAI bersepakat dengan beberapa pihak bahwa perilaku anak-anak dalam video tersebut sangat tidak patut, apalagi dilakukan terhadap seorang pendidik," kata Retno.

Meskipun bersalah dan akan diberikan sanksi, Retno mengatakan KPAI ingin memastikan bahwa sanksi tersebut merupakan displin positif dan bersifat mendidik.

"KPAI juga ingin memastikan bahwa anak-anak pelaku tetap dipenuhi hak atas pendidikannya, mengingat anak-anak tersebut sudah kelas IX, sebentar lagi akan mengikuti ujian sekolah dan ujian nasional (UNBK)," ujar Retno.

Dari hasil pengawasan, diketahui peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Jumat, 22 Maret 2019 sekitar pukul 09.30 WIB.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved