Sebulan Menjelang Ramadan, Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Merangkak Naik

Itupun menurutnya kualitas bawang merah lokal memiliki kualitas yang jelek karena basah. Sementara bawang merah brebes masih memiliki kualitas

Sebulan Menjelang Ramadan, Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Merangkak Naik
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
Menjelang ramadan harga bawang merah merangkak naik 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BANJARAN - Sebulan menjelang ramadan harga komoditas bawang-bawangan merangkak naik hingga 25 persen. Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih ini sudah dirasakan pedagang di Pasar Banjaran sejak empat hari lalu.

"Bawang merah naik terus yang lokal tadinya Rp 28 ribu per kilogram jadi Rp 35 ribu per kilonya. Kalau yang bagus bawang merah Brebes Rp 12.500 seperempat jadi harganya Rp 50 per kilogram, dari Rp 32 ribu per kilogram," tutur Endang (42) pedagang sayuran di Pasar Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (27/3/2019).

Itupun menurutnya kualitas bawang merah lokal memiliki kualitas yang jelek karena basah. Sementara bawang merah brebes masih memiliki kualitas yang bagus.

Selain bawang merah, kenaikan harga juga dialami bawang putih, namun kenaikan harga bawang putih tidak sefantastis harga bawang merah. Harga bawang putih hanya naik sekitar Rp 2.000.

"Kalau harga bawang putih seperempatnya tadinya Rp 7.500 per kilo jadi Rp 8.000 per kilo. Atau yang tadinya Rp 30.000 per kilo sekarang jadi Rp 32.000 per kilo," katanya.

Endang menuturkan kenaikan harga bawang-bawangan ini baru dirasakannya minggu ini. Namun karena kenaikan harga bawang merah ini sangat fantastis hingga, dirinya mulai merasakan keluhan dari sejumlah pembeli.

"Memang sudah biasa, kalau mau bulan puasa harga barang pasti pada naik. Tapi kan ini mah masih lama tapi sudah pada naik, enggak tahu kenapa, mungkin enggak ada barang (stok kosong)," tuturnya.

Kronologi Tertangkapnya Bocah Pemesan Grab Food dan Go-Food Fiktif 185 Kali, Dilacak via Aplikasi

Meski demikian harga sejumlah sayuran lainnya masih terbilang normal, seperti harga wortel di harga Rp 12.000 per kilogram, kentang Rp 12.000 per kilogram, tomat Rp 8000 per kilogram dan jengkol di harga Rp 36.000 per kilogram.

"Kalau sayuran ya seperti ini, naik/turun kalau enggak ada barang pasti naik. Walau mau puasa harapannya harga tetap stabil, kalau ada kenaikan juga enggak terlalu tinggi," katanya.

Sementara seorang pembeli sekaligus ibu rumah tangga asal Banjaran Ikeu Nur Tikawati (34) menuturkan jika kenaikan harga bawang merah ini sangat signifikan.

Tanpa Lionel Messi, Argentina Menang atas Maroko, Tim Tango Disiuli Penonton di Stadion

"Bawang (merah) kemarin beli masih Rp 9.000 per seperempat, terus sekarang naik jadi Rp 12.500 per seperempat. Enggak tahu nanti kalau udah deket-deket puasa naik lagi jadi berapa," ungkapnya di Pasar Banjaran tadi siang.

Ikeu berharap tidak ada kenaikan harga komoditas sayuran terlebih menjelang puasa dan lebaran nanti, karena kebutuhan di bulan puasa dan lebaran nanti juga semakin banyak.

"Iya harapannya mah jangan ada yang naik karena kebutuhan dapur mah enggak bisa ditunda-tunda. Itu mah kebutuhan sehari-hari, apalgi mau puasa dan lebaran mah," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved