Breaking News:

Pemkab Purwakarta Minta Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Dulu, Jalan Harus Diperbaiki

Sejumlah jalan di Purwakarta rusak karena proyek kereta cepat, Pemkab Purwakarta minta proyek dihentikan sementara.

tribunjabar/haryanto
Kondisi Jalan Militer yang rusak akibat proyek pembangunan kereta cepat di Darangdan, Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dampak kerusakan dari proyek lintasan Kereta Cepat yang merusak jalan di Purwakarta, Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan (DPBMP) melayangkan teguran.

Teguran itu pun sekaligus meminta pihak PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghentikan sementara aktivitasnya di wilayah Kecamatan Darangdan, Babakan Cikao, dan Jatiluhur.

DPBMP mengirim surat teguran tersebut dengan nomor surat 620/109/DPUBMP/III/2019.

Kepala DPBMP Purwakarta, Budi Supriyadi, mengatakan melalui surat itu, perusahaan diminta untuk segera memperbaiki kerusakan jalan.

Kerusakan itu timbul diduga karena jalan tersebut sering dilalui kendaraan berat untuk proses pembangunan jalur kereta api cepat Bandung-Jakarta.

"Kondisi Jalan Militer yang melintasi Desa Darangdan, Depok dan Sirnamanah di Darangdan, Purwakarta rusak parah dan dipenuhi lumpur dari tanah merah. Ada lagi jalan yang rusak di Jalan Cilegong dan Cikao, kondisinya sama," kata Budi saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (27/3/2019).

Selain adanya kerusakan jalan, Budi mengatakan adanya kekhawatiran yang mengancam keselamatan pengguna kendaraaan yang melintas.

Dia menambahkan di jalan yang kini mengalami kerusakan itu hanya mampu memikul muatan sumbu maksimal 8 Ton.

Melalui surat teguran, DPBMP Purwakarta meminta pihak kereta cepat memperhatikan aturan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved