Gagal Berangkatkan Lebih dari 1.000 Jemaah, Izin 2 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah Dicabut

Kementerian Agama mencabut izin dua penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) karena gagal memberangkatkan lebih dari seribu jemaah haji.

Gagal Berangkatkan Lebih dari 1.000 Jemaah, Izin 2 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah Dicabut
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi- Calon jemaah haji menghadiri acara Pembekalan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji Kota Bandung Tahun 1437 H di Mesjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Rabu (3/8/2016). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Kementerian Agama memberikan sanksi terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang gagal memberangkatkan jemaah haji.

Bahkan, Kementerian Agama mencabut izin dua penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) karena gagal memberangkatkan lebih dari seribu jemaah haji.

Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Arfi Hatim, mengatakan, sanksi tersebut diberikan sebagai bentuk penegakan hukum atas setiap pelanggaran yang dilakukan PPIU.

“Dua PPIU kita cabut izinnya sementara tiga PPIU kita beri peringatan tertulis,” ujar Arfi Hatim dalam keterangannya, Rabu (27/3/2019).

Dua PPIU yang izin terkena sanksi pencabutan izin adalah PT Bumi Minang Pertiwi dan PT Joe Penta Wisata.

Di Manokwari Papua, Sandiaga Uno Janji Turunkan Harga Tiket Pesawat, Begini Strateginya

Saat Pembagian Bantuan di Sumedang, Anak Kecil Menangis Gara-gara Menteri Pertanian

PT Bumi Minang Pertiwi gagal memberangkatkan lebih seribu jemaah umrah Sedangkan PT Joe Penta Wisata gagal memberangkatkan ratusan jemaah.

“Meski dicabut izin penyelenggaraan umrah, PT Bumi Minang Pertiwi dan PT Joe Penta Wisata tetap memiliki kewajiban menyelesaikan tanggung jawab kepada jemaah, baik mengembalikan uang atau memberangkatkan jemaah yang sudah mendaftar kepada PPIU lainnya,” jelas dia.

Tiga PPIU yang mendapat peringatan tertulis, dikatakan, Arfi karena melanggar ketentuan standar pelayanan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah yang telah ditetapkan perundang-undangan.

Ketiga PPIU adalah PT. Bahtera Nurani Pratama, PT. Sutra Tour Hidayah, dan PT. Mubina Fifa Mandiri.

Ia berharap 3 PPIU yang diberikan peringatan tertulis tidak mengulangi pelanggaran, karena akan menimbulkan sanksi yang lebih besar, termasuk sanksi pembekuan izin.

"Sanksi diberikan untuk memberikan efek jera dan agar tidak ditiru atau dilakukan PPIU lainnya," ujar Arfi. (Rina Ayu Panca Rini)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gagal Berangkatkan Ribuan Jemaah, Kemenag Cabut Izin Dua Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved