3 Kali Jadi Sasaran Bocah Pemesan Makanan Online Fiktif, Maryanto Tetap Sabar dan Lakukan Pembayaran

Satu di antara korban yang menjadi sasaran pengiriman pesanan makanan online fiktif, adalah bernama Maryanto (60)

3 Kali Jadi Sasaran Bocah Pemesan Makanan Online Fiktif, Maryanto Tetap Sabar dan Lakukan Pembayaran
Istimewa/AKP Didik Noertjahjo via Kompas.com
Kunjungan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Cemani, Aipda Sri Wahono ke rumah korban. 

TRIBUNJABAR.ID — Satu di antara korban yang menjadi sasaran pengiriman pesanan makanan online fiktif, adalah bernama Maryanto (60) di Dukuh Turi RT 002 RW 007 Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Keterangan dari kepolisian mengungkapkan bahwa Maryanto sudah mendapat kiriman sebanyak 3 kali, namun ia tetap membayar kepada ojek online yang mengantarnya.

Seperti diketahui pengiriman pesanan fiktif itu dilakukan oleh seorang remaja berinisial FAF (14) melakukan aksi yang merugikan pengendara ojek online karena melakukan pemesanan makanan fiktif.

Bahkan, FAF melakukannya hingga 185 kali selama tiga pekan.

FAF memesan makanan dengan memberikan alamat yang bukan rumah atau tempat dia berada kepada pengendara ojek online.

Berdasarkan laporan dari Kepolisian Grogol, Sukoharjo, FAF baru ketahuan melakukan aksinya saat memesan makanan untuk diantar ke alamat Maryanto (60) di Dukuh Turi RT 002 RW 007 Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Pada Minggu (24/3/2019) pukul 20.00 WIB, korban H Maryanto (pertama) dapat kiriman makanan dari Grab berupa makanan nasi ayam Popeye (restoran ayam goreng) sebanyak 20 dus," ujar Kapolsek Grogol, Sukoharjo, AKP Didik Noertjahjo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/3/2019).

Didik menjelaskan, Maryanto merasa tidak pesan makanan apa pun melalui aplikasi.

Bikin 185 Order Fiktif, Bocah 14 Tahun Didatangi Puluhan Pengemudi Ojek Online

Kemudian, dia menanyakan kepada anaknya apa pesan makanan melalui ojek online.

"Anaknya menjawab tidak memesan makanan. Tapi, karena kasihan (kepada pengendara ojek online), H Maryanto membayar makanan tadi untuk dibagikan kepada orang tidak mampu," ucap AKP Didik.

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved