RSUD Sumedang Hapus Daftar Manual untuk Pasien Rawat Jalan BPJS, Harus Daftar Online

RSUD Sumedang akan meniadakan nomor antrean bagi pasien rawat jalan BPJS mulai Mei. Pasien harus daftar online.

RSUD Sumedang Hapus Daftar Manual untuk Pasien Rawat Jalan BPJS, Harus Daftar Online
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Ruang ICU RSUD Kabupaten Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang akan meniadakan nomor atrean manual untuk pendaftaran bagi pasien rawat jalan mulai bulan Mei.

RSUD sudah melakukan pendaftaran secara online sejak awal Maret bagi pasien rawat jalan peserta BPJS Kesehatan.

Pendaftaran online bisa dilakukan secara sendiri atau minta bantuan di fasilitas kesehatan pertama tempat meminta rujukan.

“Pendaftaran online itu untuk memberikan kepastian bagi pasien untuk diperiksa oleh dokter dan mendapat obat serta tak perlu antre sejak subuh,” kata Direkur RSUD, Hilman Taufik, Selasa (26/3/2019).

Menurutnya, dengan daftar online, pasien sudah membuat janji dan disiapakan rekam mediknya serta mengetahui kapan harus datang dan diperiksa dokter.

“Daftar online untuk pasien RSUD yang jadwal pemeriksaannya tetap sudah sejak Januari diberlakukan daftar online. Sedangkan yang mendapat rujukan dari puskesmas atau klinik diberlakukan sejak awal Maret ini,” katanya.

Pasien yang sudah daftar secara online tinggal membawa bukti barkode dan menscannya di empat anjungan pelayanan mandiri (APM).

“Bahkan jika barkode tak terbaca maka akan dilayani secara manual untuk bisa langsung menuju poli di ruang rawat jalan,” katanya.

Hilman menambahkan pendaftaran online ini untuk memberikan kepastian pelayanan kesehatan dan memotong antrean saat daftar.

“Untuk daftar nomor antrean itu banyak yang datang subuh supaya daftar nomor. Mulai Mei kami akan menghapus sistem daftar manual,” katanya.

Menurutnya, RSUD terus melakukan sosialisasi daftar online bahkan bagi pasien yang tidak daftar online maka akan dibariskan dulu dan loket dibuka pukul 06.00 pagi.

“Jadi nanti yang tidak daftar online akan baris dulu antre dan melihat pasien yang online datang tanpa harus antre,” katanya.

Saat ini yang daftar online sudah mencapai 70 persen dan mulai Mei harus sudah 0 persen.

Korban Cinta Segi Banyak Sempat Dikira Orang Mabuk, Luka Parah Dipukuli dari Jakarta Sampai Sumedang

Rangkuman Fakta Pembunuhan Cinta Segi Banyak yang Mayatnya Dibuang di Tanjungmedar Sumedang

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved