Ratna Sarumpaet Mengaku Bohong

Ratna Sarumpaet Sebut Kondisi Tahanan Tidak Baik untuk Kesehatannya

erdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet, mengeluhkan kondisi Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Dia merasa tidak nyaman selama

Ratna Sarumpaet Sebut Kondisi Tahanan Tidak Baik untuk Kesehatannya
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet, mengeluhkan kondisi Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Dia merasa tidak nyaman selama berada di Rutan Polda Metro Jaya sejak 5 Oktober 2018.

"Enggak ada ventilasi, dan sempit. Itu aja," ujarnya sebelum menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

Karena itu, dia berencana untuk memohon jadi tahanan kota sehingga dirinya tidak perlu berada di dalam Rutan Polda Metro Jaya.

"Saya mau dipenjara selamanyanya boleh aja. Tapi boleh dong saya menggunakan hak saya. Karena kondisi ventilasi tidak baik untuk kesehatan saya," ujar dia.

Eksepsi Ditolak, Ratna Sarumpaet Mengaku Ikhlas

Hari ini Pegadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang lanjutan kasus itu.

Agenda sidang hari ini adalah mendengar keterangan saksi dari pihak jaksa penuntut umum (JPU). Pihak JPU berencana menghadirkan enam saksi dalam persidangan hari ini.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Supardi mengatakan, pihaknya berencana akan menghadirkan enam saksi dari pihak pelapor dan Rumah Sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

"(Saksi) dari pelapor dan pihak Rumah Sakit (Bina Estetika) rencananya dijadwalkan hadir. (Saksi) dari rumah sakit mengungkapkan apa yang ada di sana, apa yang diketahui, hal-hal itulah yang menjadi alat bukti lainya," kata Supardi kemarin.

Ratna didakwa dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Jaksa juga mendakwa Ratna dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (Kompas.com/Walda Marison)

20 Ribu Surat Suara Pemilu 2019 di Kabupaten Bandung Barat Rusak, KPU KBB Minta Ganti Baru

Eksepsi Ratna Sarumpaet Ditolak Majelis Hakim, Atiqah Hasiholan Kecewa

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved