Melejitkan Dana Desa dalam Pembangunan, Pertumbuhan, dan Pemerataan Desa di Jabar

ALOKASI Dana desa di Jawa Barat sampai 2019 mencapai Rp 20,2 triliun. Dari alokasi tersebut, kegiatan difokuskan pada pembangunan.

Editor: Kisdiantoro
ISTIMEWA
ILUSTRASI --- Kader posyandu Cempaka RW 14 Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, berfoto bersama dengan pejabat Kota Bandung dan Porvinsi Jawa Barat, usai peresmiaan Posyandu Cempaka, Jumat (6/3/2015). 

Pemda melaksanakan penyaluran Dana Desa dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Kas Desa (RKD) kurang dari 7 (tujuh) hari kerja setelah Dana Desa diterima di RKUD dan melaksanakan penyaluran Dana Desa tahun anggaran sebelumnya paling lambat bulan November  untuk tahap III.

Sebagai dasar penilaian adalah data transaksi penyaluran Dana Desa tahun anggaran sebelumnya  dari RKUD ke RKD.  Meskipun pola ini  akan berlaku di tahun 2020, namun  tahun ini menjadi sangat penting karena menentukan dapat tidaknya “ reward” tersebut.

Penyaluran Dana Desa tahap I dan tahap II yang dilakukan secara bersamaan paling cepat bulan Januari dan paling lambat minggu keempat bulan Juni masing-masing sebesar 20% (dua puluh persen) dan 40% (empat puluh persen). Sedangkan tahap III paling cepat bulan Juli sebesar 40% (empat puluh persen).

Perubahan lainnya adalah dimungkinkannya penyaluran Dana Desa tahap III (tiga) dilakukan dalam dua kali penyaluran.

Penyaluran pertama untuk Desa yang telah memenuhi persyaratan penyaluran  Dana Desa tahap III   dan penyaluran kedua untuk sisa Desa yang tidak termasuk dalam penyaluran    pertama tahap III.  

Hal yang perlu mendapat perhatian untuk  penyaluran Tahap tiga yang dilakukan dua kali adalah dokumen persyaratan penyaluran disampaikan oleh Kepala Daerah kepada  Kepala KPPN selaku KPA Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa pada masing- masing penyaluran.

Viral Rumah Joko di Solo, Dari Depan Terlihat Cuma 1 Meter, Dihuni dengan Istri dan Dua Anak

Untuk penyaluran pertama Dana Desa tahap III, laporan konsolidasi realisasi penyerapan dan capaian output menunjukkan realisasi penyerapan Dana Desa sampai dengan tahap II dari Desa-Desa yang telah mencapai rata-rata realisasi penyerapan paling sedikit sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari Dana Desa yang disalurkan ke RKD dan realisasi capaian output Dana Desa sampai dengan tahap II dari Desa-Desa yang telah mencapai rata-rata capaian output paling sedikit  sebesar 50% (lima puluh persen).

Sedangkan penyaluran kedua Dana Desa tahap III, laporan konsolidasi realisasi penyerapan dan capaian output dari seluruh Desa menunjukkan rata-rata realisasi penyerapan paling sedikit sebesar 75% (tujuh  puluh lima persen) dari Dana Desa yang diterima di RKUD dan rata-rata realisasi capaian output paling sedikit sebesar 50% (lima  puluh persen). Di sini, peran Pemda maupun Desa untuk menyegerakan pelaporan menjadi kunci keberhasilan.

Selain perubahan di atas, untuk memastikan keberpihakan Dana Desa bagi masyarakat yang memiliki balita “stunting”, PMK ini mensyaratkan laporan konvergensi pencegahan stunting tingkat kabupaten/kota  tahun anggaran sebelumnya pada penyaluran tahap tiga Dana Desa dari RKUN ke RKUD.

Sedangkan untuk penyaluran tahap tiga dari RKUD ke RKD dipersyaratkan laporan konvergensi pencegahan stunting tingkat desa tahun anggaran sebelumnya

Dengan berbagai kelonggaran pada pengaturan Dana Desa ini, sewajarnya Pemda memberikan perhatian dan mengupayakan untuk dapat menyalurkan dana yang di terima di RKUD ke RKD kurang dari 7 hari kerja. Hal ini perlu serius diusahakan mengingat tahun 2018 hanya 1 Pemda di Jawa Barat yakni Kabupaten Garut yang berhasil menyalurkan tidak lebih dari 7 hari kerja. Sedangkan  Kabupaten kuningan hanya untuk tahap 2 dan 3, sementara Pemda lain ada mencapai 155 hari kerja.

Demikian juga waktu penyaluran tahap 3  tahun 2018 kebanyakan hingga akhir tahun pada 2018.

Dengan  penyaluran tahap tiga  yang dilakukan dua kali,  Pemda harus memanfatakan untuk segera meminta penyaluran dari RKUN dan menyalurkan ke RKD lebih cepat bagi desa dengan prestasi baik   tanpa terhalangi oleh desa lain yang berkinerja buruk. Kemudian segera menyalurkan.

Kinerja Penyaluran Pemda akan menjadi baik sehingga penyaluran  Dana Desa Tahap I dan II tahun 2020 dapat dilakukan bersamaan, bahkan di bulan Januari. Dengan demikian ketersediaan anggaran di RKD akan lebih cepat. Pembangunan pun akan segera dilaksanakan. Dengan demikian  akan menggerakkan roda perekonomian desa sehingga pertumbuhan  ekonomi akan meningkat. Demikian juga dengan kesejahteraan akan meningkat lebih cepat.

Tahapan Bedah Rumah Keluarga Aep Saepudin Dimulai, 3 Anaknya, Termasuk Fajar, Tewas Karena Paru-paru

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved