Kesalahan Fatal Joko Driyono yang Kini Berakhir Dipenjara, Rusak Barang Bukti Pengaturan Skor

Joko Driyono diduga telah merusak barang bukti untuk mengaburkan penyelidikan polisi atas kasus pengaturan skor di liga 3.

Kesalahan Fatal Joko Driyono yang Kini Berakhir Dipenjara, Rusak Barang Bukti Pengaturan Skor
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha Candraditya
Plt Ketum PSSI Joko Driyono akhirnya selesai melakukan pemeriksaan lanjutan oleh Satgas Antimafia Bola Polri setelah 22 jam pemeriksaan, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Satgas Antimafia Bola menahan mantan Plt Ketua PSSI Joko Driyono.

Joko Driyono diduga telah merusak barang bukti untuk mengaburkan penyelidikan polisi atas kasus pengaturan skor di liga 3.

"Untuk mengaburkan, sehingga barang bukti yang kita butuhkan tidak ada. Kita tak bisa menggali lagi pengaturan skor lain," kata Kepala Satgas Antimafia Bola Polri Brigjen Pol Hendro Pandowo dalam jumpa pers di Kantor Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Hendro Pandowo mengatakan, Joko Driyono diduga memerintahkan tiga orang yakni MM, MA dan AG untuk memusnahkan, memindahkan dan merusak barang bukti di kantor Komisi Disiplin PSSI.

Barang bukti itu terkait kasus pengaturan skor Liga 3 antara Persibaran Banjarnegara vs PS Pasuruan.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan gelar perkara, Satgas Antimafia Bola akhirnya memutuskan menahan Joko Driyono hari ini, Senin. Ia ditahan dengan pasal 363, 235, 233, 221Juncto 55 KUHP

Aturan tersebut menjerat perbuatan pencurian, perusakan penghancuran barang bukti tindak pidana juncto memerintah atau menyuruh melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

 TRIBUNWIKI: Jerinx Si Kontroversial, Via Vallen hingga Habib Bahar bin Smith Pernah Ditantangnya

Kendati demikian, Hendro menegaskan bahwa penahanan Djoko ini tetap berkaitan dengan dugaan pengaturan skor.

"Meskipun penahanan pasal pengerusakan, ada keterkaitan dengan match fixing sepakbola di Banjarnegara," kata Hendro.

Kasus pengaturan skor mulai diusut Polri sejak akhir Desember 2018. Dugaan pengaturan skor terungkap dari laporan eks manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani.

 Ternyata Ini Alasan Fabiano Beltrame Ingin Jadi WNI, Kini Masih Menunggu Proses Naturalisasi

Pada awal penyelidikan, Polri berfokus pada dugaan pengaturan skor di Liga 3 dan berlanjut ke Liga 2. Sejauh ini sudah ada 15 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah para anggota Exco PSSI, anggota Komisi Disiplin PSSI, Komite Wasit, wasit hingga berkembang ke Joko Driyono.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Joko Driyono Rusak Barang Bukti, Kaburkan Kasus Pengaturan Skor

Editor: Widia Lestari
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved