Perempuan asal Indonesia Palsukan Laporan Penculikan di Malaysia, demi Dapat Uang Keluarga

Kepolisian Johor, Malaysia, dilaporkan menangkap seorang perempuan Indonesia dan suaminya yang berasal dari Singapura atas kasus penipuan.

Perempuan asal Indonesia Palsukan Laporan Penculikan di Malaysia, demi Dapat Uang Keluarga
web
Ilustrasi penculikan 

TRIBUNJABAR.ID, JOHOR BARU - Kepolisian Johor, Malaysia, dilaporkan menangkap seorang perempuan Indonesia dan suaminya yang berasal dari Singapura atas kasus penipuan.

Kepala Polisi Johor, Komisaris Datuk Mohd Khalil Kader Mohd, berkata bahwa awalnya laporan penculikan dibuat perempuan itu pada 8 Maret lalu.

Kepada polisi, perempuan Indonesia yang tak disebutkan identitasnya itu mengaku si suami diculik sekelompok orang di Taman Setia Indah.

Perempuan berusia 33 tahun itu sebelumnya sudah meminta kepada keluarganya uang tebusan sebesar 670.000 ringgit, atau sekitar Rp 2,3 miliar.

Dalam konferensi pers Minggu, dilansir The Star via Asia One (24/3/2019), Khalil menyebut perempuan itu melapor setelah si suami tak kunjung dibebaskan.

Muhammadiyah Tentukan Awal Puasa Ramadhan 1440 H Jatuh pada Senin, 6 Mei 2019

Cinta Segi Banyak Berakhir Petaka di Sumedang, Satu Pelaku Masih Buron

Dia menjelaskan pada Kamis (21/3/2019), si istri meminta uang kembali kepada keluarga bagi pelaku sebesar 400.000 ringgit, atau Rp 1,3 miliar.

Polisi kemudian menangkap 12 orang dengan enam di antaranya ditahan di Bandar Penawar dan Kluang. Semua terduga penculik berusia antara 20-49 tahun.

Dari hasil pemeriksaan, tiga di antaranya diketahui positif mengonsumsi narkoba. Sementara terduga penculik sisanya punya catatan kriminal.

"Penyelidikan yang digelar menunjukkan penculikan itu dilakukan suami dan istrinya yang ingin memperoleh uang dari keluarganya," kata Khalil.

Dia melanjutkan, jajarannya masih terus menginvestigasi untuk mengungkap pelaku lain yang masih buron, dan keberadaan uang tersebut.

Adapun pria Singapura 49 tahun dan istrinya itu bakal didakwa berdasarkan Pasal 384 Kitab Hukum Pidana Malaysia terkait pemerasan. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Dikabarkan Akan Latih PON Jabar dan PSGC Ciamis, Ini Kata Herrie Setyawan

Heboh Equinox, Bagaimana Menyikapinya, Begini Kata Lapan

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved