Joko Driyono Dikabarkan Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola, Pengacara Bilang Begini

Mantan Plt Ketua Umum PSSI dan tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor, Joko Driyono, sempat dikabarkan mangkir dari panggilan Satgas A

Joko Driyono Dikabarkan Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola, Pengacara Bilang Begini
Kolase Tribun Jabar (Kompas/Tribunnews)
Joko Driyono bukan orang sembarang di sepak bola Indonesia. Namun, kini ditetapkan jadi tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Mantan Plt Ketua Umum PSSI dan tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor, Joko Driyono, sempat dikabarkan mangkir dari panggilan Satgas Antimafia Bola.

Kuasa hukum Joko Driyono, Andru Bimaseta, membantah kabar tersebut.

Andru mengatakan, Joko Driyono telah mengajukan permohonan pergantian jadwal pemeriksaan kepada penyidik Satgas Antimafia Bola, bukan mangkir.

"Jadi sebenarnya bukan tiba-tiba enggak hadir, tetapi karena sudah memohon. Kami sudah mengajukan surat permohonan sejak hari Jumat," kata Andru di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/3/2019).

Andru menuturkan, pihaknya sudah mengajukan permohonan tersebut sejak Jumat (15/3/2019) lalu untuk menggeser jadwal pemeriksaan menjadi hari Senin ini.

Namun, permohonan itu tidak dikabulkan hingga akhirnya Joko Driyono terpaksa tak bisa memenuhi panggilan pada Senin (18/3/2019) dan Kamis (21/3/2019) pekan lalu.

Mantan Plt Ketum PSSI Joko Driyono Kembali Diperiksa Soal Barang Bukti dan Aliran Dana

Pelapor Kasus Dugaan Pengaturan Skor Mengaku Mulai Sering Dapat Ancaman

"Ada dua alasan, pertama alasan keluarga, kedua alasan pekerjaan. Kenapa alasan keluarga, karena harus kembali ke Serang, rumahnya Pak Joko Driyono kan ada di Serang," kata Andru menjelaskan alasan Joko meminta pergantian jadwal pemeriksaan.

Adapun Joko Driyono memenuhi panggilan penyidik di gedung Direktorat Kriminal Umum Mapolda Metro Jaya pada Senin pagi ini untuk menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan hari ini merupakan kali kelima Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor yang sedang diusut oleh Satgas Antimafia Bola.

Pemeriksaan pertama berlangsung selama 20 jam pada 18 Februari sampai 19 Februari. Kala itu, Joko Driyono menjawab 17 pertanyaan dari tim penyidik.

Kemudian, pemeriksaan kedua dilanjutkan pada 21 Februari. Joko Driyono dicecar 40 pertanyaan oleh penyidik Satgas Antimafia Bola.

Pemeriksaan ketiga pada 27 Februari dan berlangsung selama 4 jam lantaran Joko Driyono meminta izin ke penyidik dari Satgas Antimafia Bola untuk mempersiapkan Piala Presiden.

Sementara itu, pemeriksaan keempat dilakukan pada 6 Maret lalu. (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Menpora Sudah Minta PSSI Pakai VAR di Liga 1, Jika Musim Ini Digunakan Begini Komen Pelatih Persib

Live Streaming MNC TV Timnas Indonesia vs Myanmar, Simon McMenemy: Menuju Kualifikasi Piala Dunia

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved