BREAKING NEWS: Joko Driyono Ditahan Satgas Antimafia Bola Polri

Plt Ketua PSSI Joko Driyono akhirnya ditahan polisi Satgas Antimafia Bola Polri. Penahanan ini karena alasan perusakan barang bukti pengatusan skor.

BREAKING NEWS: Joko Driyono Ditahan Satgas Antimafia Bola Polri
Kolase Tribun Jabar (Kompas/Tribunnews)
Joko Driyono bukan orang sembarang di sepak bola Indonesia. Namun, kini ditetapkan jadi tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Plt Ketua PSSI Joko Driyono akhirnya ditahan polisi Satgas Antimafia Bola Polri. Penahanan ini karena alasan perusakan barang bukti terkait pengatusan skor.

Perusakan barang bukti pengaturan skor pada laga Loga 3 antara Persibaran Banjarnegara vs PS Pasuruan.

"Setelah dilakukan gelar perkara, Satgas Antimafia Bola telah melakukan penahanan terhadap JD utk proses penyidikan selanjutnya," kata Kepala Satgas Antimafia Bola Polri Brigjen Pol Hendro Pandowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Hendro menjelaskan, Joko Driyono diduga memerintahkan tiga orang yakni MM, MA dan AG untuk memusnahkan, memindahkan dan merusak barang bukti terkait kasus pengaturan skor Persibaran Banjarnegara vs PS Pasuruan.

Aksi itu diduga dilakukan Joko untuk menghambat langkah Satgas Antimafia Bola mengusut kasus pengaturan skor "Untuk mengaburkan, sehingga barang bukti yang kita butuhkan tidak ada, kita tak bisa menggali lagi pengaturan skor lain," kata Hendro.

Hendro menambahkan, Joko Driyono ditahan dengan pasal 363, 235, 233, 221Juncto 55 KUHP.

Aturan tersebut menjerat perbuatan pencurian, pengrusakan penghancuran barang bukti tindak pidana juncto memerintah atau menyuruh melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Kendati demikian, Hendro menegaskan bahwa penahanan Joko ini tetap berkaitan dengan dugaan pengaturan skor.

 "Meskipun penahanan pasal perusakan, ada keterkaitan dengan match fixing (pengaturan skor) sepakbola di Banjarnegara," kata Hendro.

Adapun Joko Driyono sudah ditetapkan sebagai tersangka sebagai tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor sejak pertengahan Februari lalu. Penetapan ini diawali dengan laporan LP nomor 6990 tanggal 16 Desember 2018 oleh mantan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani. Dalam kasus match fixing ini, polisi sudah menetapkan 11 orang tersangka, mulai pihak wasit hingga anggota Komisi Disiplin PSSI.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satgas Antimafia Bola Tahan Joko Driyono", https://nasional.kompas.com/read/2019/03/25/17284711/satgas-antimafia-bola-tahan-joko-driyono.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved