Butuh Waktu 5 Menit untuk Coblos dan Lipat Surat Suara, KPU Akan Makin Gencar Sosialisasi

Butuh waktu lima menit untuk coblos dan lipat surat suara, KPU akan makin gencar sosialisasi.

Butuh Waktu 5 Menit untuk Coblos dan Lipat Surat Suara, KPU Akan Makin Gencar Sosialisasi
tribunjabar/haryanto
Sejumlah pemilih di TPS 13 Desa Tanjung Sari, Pondok Salam, Purwakarta melakukan simulasi pemungutan suara pemilu serentak 2019 pada Sabtu (23/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Komisioner KPU Jawa Barat Divisi Teknis, Endun Abdul Haq menanggapi lamanya waktu yang dibutuhkan pemilih lanjut usia (lansia) di balik bilik suara.

Hal itu terungkap saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak 2019 oleh KPU Purwakarta di TPS 13, Desa Tanjung Sari, Pondok Salam, Purwakarta, Sabtu (23/3/2019).

Menurut pantauan Tribun Jabar, para pemilih lansia bisa menghabiskan waktu lima menit saat mengikuti proses pemungutan suara.

Bahkan, sejumlah pemilih memerlukan waktu satu menit hanya untuk melipat kembali surat suara, khususnya untuk surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan kabupaten.

Waktu yang lama itu disebabkan lebarnya empat surat suara tersebut yang mencapai 81x52 sentimeter.

"Untuk pemilih lansia rata-rata bisa lima menit di bilik suara. Oleh karena itu, dengan simulasi ini bisa diketahui rata-rata waktu pemungutan suara," kata Endun Abdul Haq saat memantau langsung simulasi yang digelar KPU Purwakarta itu.

Dengan demikian, dia meminta kepada KPU untuk semakin gencar sosialisasi secara door to door.

Endun mengatakan sosialisasi tersebut dilakukan harus sambil membawa spesimen surat suara.

Bahkan lebih spesifik lagi, dia meminta sosialisasi dilakukan secara khusus membahas dan mempraktikkan pelipatan surat suara saja.

"Hal itu harus disosialisasikan, agar dibalik bilik suara para pemilih tidak kesusahan. Kalau para pemilih kesulitan melipat, ya, sosialisasikan soal melipat," ujar Endun Abdul Haq.

Saat sosialisasi, para petugas dari KPU harus menjelaskan secara merinci, apalagi mengenai masalah yang timbul pascasosialisasi dilakukan.

Tidak hanya diberikan informasi soal cara mencoblos saja, melainkan para pemilih harus paham betul cara membuka, mencoblos, dan melipat surat suara agar tidak rusak.

Endun menambahkan rincian jumlah lipatan yang dibutuhkan pada setiap surat suara.

"Surat suara untuk pilpres itu jumlah lipatannya dua lipatan dan untuk sisanya DPD RI, DPR RI, DPRD kabupaten dan provinsi lima kali lipatan," ucapnya.

Beberapa Kerawanan Pemilu yang Ditemukan KPU Provinsi Jawa Barat, Sudah Diantisipasi

Tiga Lokasi Malam Mingguan yang Asyik di Purwakarta, Ada yang Gratis Tapi Romantis

Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved