Survei Litbang Kompas : Partai Gerindra Semakin Melejit, Tempel Ketat PDIP

Hasil survei Litbang Kompas 22 Februari-5 Maret 2019 menunjukkan elektabilitas PDIP dan Partai Gerindra masih yang paling tinggi

Editor: Ichsan
ISTIMEWA
Logo PDIP dan Partai Gerindra 

TRIBUNJABAR.ID - Hasil survei Litbang Kompas 22 Februari-5 Maret 2019 menunjukkan elektabilitas PDIP dan Partai Gerindra masih yang paling tinggi ketimbang partai politik peserta pemilu lainnya.

Berada di urutan kedua, elektabilitas Partai Gerindra semakin melejit meninggalkan partai lainnya. Dari hasil berbagai survei sebelumnya Partai Gerindra berada di kisaran 12 persen, kini hasil survei Litbang Kompas, Partai Gerindra mencapai 17 persen.  Adapun PDIP sebagai partai pemenang pemilu 2014 dipilih oleh 26,9 persen responden.

"Jika dalam satu bulan ke depan potensi elektabilitas ini tidak ada perubahan, boleh jadi PDI-P akan mencatatkan diri sebagai parpol pertama yang bisa memenangi pemilu untuk kedua kali berturut-turut sejak era reformasi ini," tulis peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu dikutip dari Harian Kompas, Kamis (21/3/2019).

Kendati demikian, peluang PDI-P menjadi juara bertahan akan tetap dibayangi oleh parpol lain, terutama Partai Gerindra. Partai Gerindra yang juga merupakan rival PDI-P di pemilihan presiden dipilih oleh 17 persen responden.

Wahyu mengatakan tingginya elektabilitas PDI-P dan Gerindra disebabkan karena efek ekor jas dari sosok kedua capres yang selama ini melekat dengan parpol itu, yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Parpol yang tidak seberuntung PDI-P dan Gerindra harus berpikir keras untuk mendapatkan insentif elektoral di pileg saat mendukung pasangan calon di pilpres," ulas Wahyu.

Mau Beraktivitas di Kota Bandung? Nih Prediksi Cuacanya di Siang Hari Ini

Parpol peserta pemilu lainnya memang mendapatkan elektabilitas yang jauh berada di bawah PDI-P dan Gerindra. Partai Golkar yang berada di peringkat ketiga misalnya, hanya dipilih oleh 9,4 persen responden.

Menyusul dibawahnya yakni PKB 6,8 persen, Partai Demokrat 4,6 persen, PKS 4,5 persen, PAN 2,9 persen, PPP 2,7 persen, dan Nasdem 2,6 persen.

Sisanya adalah parpol-parpol yang terancam tak lolos ambang batas parlemen. Meski sudah ditambah dengan margin of error 2,2 persen, namun suara mereka tak cukup untuk melewati ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Di kategori ini ada Hanura 0,9 persen, PBB 0,4 persen, PKPI 0,2 persen, serta empat partai politik pendatang baru, yakni Perindo 1,5 persen, PSI 0,9 persen, Berkarya 0,5 persen, dan Garuda 0,2 persen.

Latihan Persib Bandung Pagi Ini, Ada Pemain Baru Muka Lama, Beckham Absen Ikuti UN di Sekolah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei Litbang Kompas: PDI-P 26,9 Persen, Gerindra 17 Persen", 

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved