Pemanfaatan Metode Assessment Center yang Valid akan Cetak Pemimpin Selaras Kebutuhan Perusahaan

Penyusunan RSKKNI-AC telah memasuki tahap prakonvensi dan ditargetkan dapat ditetapkan menjadi SKKNI pada tahun ini.

Pemanfaatan Metode Assessment Center yang Valid akan Cetak Pemimpin Selaras Kebutuhan Perusahaan
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Ketua Perkumpulan Assessment Center Indonesia ( PASSTI), T Zilmahram saat ditemui disela-sela acara Prakonvensi SKKNI AC, di Telkom Gegerkalong , Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Penyusunan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Assessment Center (RSKKNI-AC) telah memasuki tahap prakonvensi dan ditargetkan dapat ditetapkan menjadi SKKNI pada tahun ini.

SKKNI AC merupakan standar yang akan digunakan sebagai acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan assessment center.

Ketua Perkumpulan Assessment Center Indonesia ( PASSTI), T Zilmahram, mengatakan bahwa sebelum sampai pada tahap penetapan, Tim Perumus menyelenggarakan beberapa kali workshop guna menyusun RSKKNI AC sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Tata Cara Penyusunan SKKNI, kemudian diadakan Prakonvensi dan Konvensi guna mencari kesepahaman dan kesepakatan atas butir-butir yang ada dalam Rumusan-RSKKNI.

“Sebagaimana hari ini, Kamis 21 Maret 2019, tengah berlangsung Prakonvensi RSKKNI Bidang Assessment Center yang dihadiri oleh berbagai perwakilan dari stakeholder assessment center di Indonesia yang jumlahnya mencapai 100 orang lebih peserta. Para peserta Prakonvensi inilah yang akan memberikan masukan dan memvalidasi RSKKNI AC yang telah dirumuskan agar benar-benar memenuhi kebutuhan tuntutan dunia kerja,” katanya saat ditemui disela-sela Prakonvensi SKKNI AC, di Telkom Gegerkalong , Kamis (21/3/2019).

Menteri ESDM Ignasius Jonan Mengaku Malu Terkait Pembangunan PJU-TS di Kota Cirebon

Menurut Zilmahram, setelah Prakonvensi ini rencana selanjutnya adalah memasuki tahapan Konvensi.

Menurut dia, RSKKNI Bidang Assessment Center ini dapat ditetapkan sebagai SKKNI Bidang Assessment Center pada tahun ini juga.

“Prakonvensi yang berlangsung hari ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, seperti perusahaan pengguna hasil Assessment Center baik pemerintah maupun swasta, penyelenggara layanan Assessment Center, Assosiasi assessor, akademisi, Lembaga Sertifikasi, Lembaga Pelatihan dan lainnya,” ujarnya.

Penyusunan standar kompetensi ini merupakan inisiatif Perkumpulan Assessment Center Indonesia (PASSTI) untuk menjawab kebutuhan tuntutan dunia kerja di bidang Assessment center.

Dalam hal ini, PASSTI bermitra dengan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia sebagai Instansi Teknis Pembina yang akan mengawal dan memonitor pengembangan SKKNI yang telah disusun.

Menteri ESDM Resmikan Jaringan Gas Rumah Tangga dan PJU-TS Wilayah Cirebon

Direktorat Standarisasi Kompetensi dan Program Pelatihan, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, berperan sebagai Komite Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia ( SKKNI) bidang Assessment Center, serta melibatkan pihak-pihak yang terkait dan berkepentingan.

“Saat ini penyelenggaraan Assessment Center yang dilakukan oleh penyedia jasa layanan sangat beragam, masing-masing menawarkan keunggulan kompetitif untuk dapat menarik minat pengguna memanfaatkan layanannya, yang adakalanya kurang memperhatikan standar yang ada dalam Pedoman dan Etika Pelaksanaan Assessment Center Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, maka diperlukan pembinaan dan pengembangan standar kompetensi kerja bidang Assessment Center agar mendapatkan hasil yang dapat dipertanggung jawabkan, serta memenuhi tuntutan institusi dan industri yang diakui secara nasional dan atau internasional,” jelasnya.

Dengan disusunnya standar kompetensi kerja bidang Assessment Center, jelasnya, diharapkan semua pihak yang terkait akan memiliki standar yang dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaannya.

Secara lebih strategis, pemanfaatan assessment center yang valid dan reliable sesuai panduan etika yang ditetapkan akan mampu menciptakan pemimpin bertalenta selaras dengan kebutuhan strategi perusahaan “Creating Great Leader Through Assessment Center Method”.

Penyusunan rumusan SKKNI-AC difasilitasi oleh Tim Standar Kompetensi Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan telah melalui Verifikasi Internal oleh Tim Kemenaker, sebagai Instansi Teknis Pembina. Penyusunan SKKNI didukung oleh sejumlah pihak yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ( Persero), PT Telekomunikasi Seluler Tbk (Telkomsel), PPM Manajemen, PT Angkasapura II (Persero), PT Daya Dmensi Indonesia, PT Mitratel, dan PT Bina Potensia Indonesia. (*)

Jelang Lawan Thailand - Timnas U-23 Indonesia Bertekad Menang, Ini Komen Indra Sjafri & Ezra Walian

Ezra Walian Terancam Tidak Bisa Perkuat Timnas U-23 Indonesia Karena Masalah Ini

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved